Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer Eks Tukang Ojol Melonjak Rp12,8 M dalam 3 Tahun, Mahfud MD Heran

Nama Noel menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai satu dari 11 tersangka.

Editor: Ansar
Kolase Tribun-timur.com
WAMENAKER DITANGKAP KPK - Mahfud MD heran dengan kekayaan Immanuel Ebenezer yang capai Rp 17,6 miliar, pertanyakan jejak karirnya, dulu tukang ojek. 

Harta Kekayaan Noel Melonjak Rp12,8 Miliar Hanya dalam 3 Tahun

Hanya dalam kurun waktu tiga tahun, harta kekayaan Noel melonjak hingga Rp12,7 miliar.

Pada 2021 atau LHKPN pertamanya saat menjadi Komisaris Independen PT Mega Eltra, harta kekayaan Noel tercatat senilai Rp2,9 miliar, tepatnya Rp2.960.334.005.

Lalu, pada 2022, saat Noel menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, Noel melaporkan harta kekayaan senilai Rp4.840.260.877 (Rp4,8 miliar).

Dalam kurun waktu setahun atau dari 2021 ke 2022, ada penambahan sekitar Rp1,8 miliar pada harta kekayaan Noel.

Terkini, pada laporan LHKPN terbarunya sebagai Wamenaker RI, Noel tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp17.620.260.877 (Rp17,6 miliar).

Ini artinya, ada lonjakan fantastis sebesar Rp12,8 miliar hanya dalam periode tiga tahun, dari 2022 ke 2025.

Mahfud MD Sebut Noel adalah Simbol Tragedi

Melihat riwayat Noel yang dulunya aktif dan vokal mengenai isu antikorupsi tetapi kini malah diciduk KPK, Mahfud MD menilai pria kelahiran Riau, 22 Juli 1975 itu sebagai simbol tragedi.

Apalagi, baru dua bulan dilantik sebagai Wamennaker RI, Noel sudah kecipratan uang haram.

"Tetapi dia memang menjadi simbol tragedi, di mana orang berkoar-koar antikorupsi, hukum mati, dan selalu membawa-bawa kebersihan aparat, kebersihan politik," kata Mahfud MD.

"Ternyata, dia baru dua bulan itu kan, 20 Oktober 2024 dilantik, Desember sudah dapat setoran," tambahnya.

Sebagai informasi, dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3, Immanuel Ebenezer diduga menerima aliran dana sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024.

Hal ini disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pengumuman tersangka yang digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Pejabat Kabinet Merah Putih Pertama yang Diciduk KPK

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved