Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Jamaah Haji Maros Wafat di Tanah Suci di Hari yang Sama

Kedua jemaah tersebut adalah Nahariah, warga Kecamatan Bontoa yang tergabung dalam kloter 40 dan Sangkala, warga Kecamatan Maros Baru

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com
JEMAAH HAJI - poster ucapan duka jemaah Haji Maros. Dua jemaah maros, Nahariah, warga Kecamatan Bontoa yang tergabung dalam kloter 40 dan Sangkala, warga Kecamatan Maros Baru yang tergabung dalam kloter 20 meninggal dunia. 

“Ketika naik pesawat saat hendak berangkat memang sudah ada gangguan di paru-paru,” ungkapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, kondisi fisik almarhum juga disebut mengalami penurunan.

“Dua hari terakhir sebelum meninggal beliau tiba-tiba kurang nafsu makan,” ujarnya.

Petugas dan rekan sesama jemaah sempat memberikan semangat karena Sangkala dijadwalkan segera kembali ke Indonesia.

“Kami beri semangat karena beliau dijadwalkan pulang ke Maros pada 15 Juni,” tambah Ihyadin.

Di sisi lain, proses kepulangan jemaah haji asal Maros ke Tanah Air dijadwalkan mulai berlangsung pada 10 Juni 2026.

Kloter pertama yang akan tiba di Indonesia adalah kloter 14 dengan jumlah 387 jemaah.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyebut jumlah jemaah haji asal Kabupaten Maros tahun ini mencapai 628 orang.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah jemaah haji kita saat ini berjumlah 628 orang. Ini peningkatan hampir 100 persen dibanding tahun lalu,” kata Chaidir.

Ia juga mengungkapkan sebagian besar jemaah haji asal Maros tahun ini merupakan kelompok lanjut usia.

“Lansia itu sekitar 75 persen,” tutupnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved