Haji 2026
Tradisi Sebelum Pulang Haji: Berburu Oleh-oleh Murah di 'Tanah Abang Makkah'
Salah satu lokasi favorit adalah Pasar Kakiyah di kawasan Jalan Ibrahim Al-Khalil, sekitar delapan kilometer dari Masjidil Haram.
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Sakinah Sudin
Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-Timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKKAH – Menjelang kepulangan ke Tanah Air, suasana berbeda terlihat di Pasar Kakiyah, Makkah.
Bukan hanya pedagang yang sibuk melayani pembeli, tetapi juga ratusan jamaah haji Indonesia yang tampak antusias berburu oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat di kampung halaman.
Bagi banyak jamaah, membawa buah tangan dari Tanah Suci bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk ungkapan syukur dan kebahagiaan setelah menunaikan ibadah haji.
Karena itu, pasar yang menawarkan harga terjangkau menjadi tujuan utama sebelum mereka kembali ke Indonesia.
Salah satu lokasi favorit adalah Pasar Kakiyah yang berada di kawasan Jalan Ibrahim Al-Khalil, sekitar delapan kilometer dari Masjidil Haram.
Sabtu (6/6/2026) pagi, kawasan yang kerap dijuluki sebagai "Tanah Abang-nya Makkah" itu dipadati jamaah Indonesia yang berburu aneka suvenir khas Timur Tengah.
Di sepanjang lorong pasar, jamaah tampak membawa kantong-kantong belanja berisi berbagai barang.
Mulai dari gamis, abaya, kurma, sajadah, tasbih, peci, parfum Arab, miniatur Ka'bah, gantungan kunci, hingga mainan anak-anak menjadi incaran para pembeli.
Pasar yang memiliki nama resmi Sûq al-Ka’kiyah lil Jumlah atau Pasar Grosir Kakiyah tersebut memang dikenal sebagai salah satu pusat oleh-oleh termurah di Makkah.
Dengan lebih dari 200 toko yang tersebar di tiga lantai, hampir seluruh kebutuhan buah tangan jamaah tersedia di lokasi ini.
Harga yang ditawarkan pun relatif ramah di kantong. Berbagai barang dapat dibeli mulai dari 2 riyal Saudi hingga sekitar 100 riyal Saudi.
Tak heran jika banyak jamaah memilih datang ke Kakiyah dibanding berbelanja di sekitar hotel yang umumnya menawarkan harga lebih tinggi.
Seorang jamaah asal Surabaya, Suparman, mengaku sengaja menyempatkan diri datang ke Pasar Kakiyah sebelum jadwal kepulangannya ke Indonesia.
Menurutnya, berbelanja oleh-oleh menjadi salah satu agenda penting setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan.
| Kloter 7 Debarkasi Makassar Tiba Dini Hari, 385 Jamaah Haji Asal Gowa Disambut Darmawangsyah Muin |
|
|---|
| 37 Ribu Jamaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air, PPIH Ingatkan Aturan Bagasi dan Jadwal ke Bandara |
|
|---|
| Amirul Hajj Soroti Layanan Kesehatan, Armuzna hingga Ramah Lingkungan dalam Evaluasi Haji 2026 |
|
|---|
| Gus Irfan Tegur Maskapai Soal Delay Penerbangan Jemaah Haji |
|
|---|
| Pantau Pemulangan Haji, DPR Cek Fasilitas dan Layanan di Bandara Sultan Hasanuddin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260607-Tanah-Abang-Makkah.jpg)