14.525 Warga Maros Terserang ISPA dalam Lima Bulan, Satu Meninggal di Bontoa
Dari total kasus tersebut, satu orang warga Bontoa dilaporlan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.
Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
ISPA MAROS - Kepala Dinas Kesehatan Maros, Muhammad Yunus saat ditemui di Kantor Bupati Maros beberapa waktu lalu.Sebanyak 14.525 warga di Kabupaten Maros terjangkit penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam kurun waktu lima bulan terakhir, Januari hingga Mei 2026.
Selain itu, penggunaan masker saat sakit maupun saat berada di kerumunan juga dapat membantu mencegah penularan penyakit.
Yunus mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang ISPA.
“Dengan berolahraga teratur, banyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup,” tuturnya.
Seorang warga Maros, Rahmawati, mengaku sempat mengalami gejala ISPA beberapa waktu lalu.
Awalnya, ia hanya merasakan sakit tenggorokan dan pilek sebelum akhirnya mengalami batuk berkepanjangan.
“Awalnya tenggorokan terasa sakit, lalu pilek dan batuk selama beberapa hari. Setelah berobat dan banyak istirahat alhamdulillah sudah membaik,” katanya.
Baca Juga
| Warganet Pertanyakan Patung Kucing Orange di Bandara Sultan Hasanuddin, Abai Ikon Budaya Sulsel |
|
|---|
| Ellacare dan Pramuka Maros Kampanyekan Makan 2 Butir Telur Sehari Dorong Generasi Sehat Cerdas |
|
|---|
| Marjan Massere Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Pemain Andalan |
|
|---|
| Begal, Kota Besar, dan Masa Depan Keamanan Indonesia |
|
|---|
| 14 Kali Berturut-turut, Pemkab Maros Sabet Opini WTP dari BPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ISPA-MAROS-Kepala-Dinas-Kesehatan-Maros-Muhammad-Yunus.jpg)