Musda Golkar Sulsel 2026
Suhartina Bohari: Sudah Setahun Lebih Kita Menantikan Musda Golkar Sulsel
Ia menyebut, komunikasi menjadi hal penting untuk menjaga soliditas partai hingga ke tingkat daerah.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Ketua DPD II Partai Golkar Maros, Suhartina Bohari, menyuarakan harapan besar kader daerah menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Suhartina menilai, sosok Ketua Golkar Sulsel ke depan harus mampu membangun komunikasi yang kuat dan terbuka dengan seluruh DPD II di kabupaten dan kota.
Ia menyebut, komunikasi menjadi hal penting untuk menjaga soliditas partai hingga ke tingkat daerah.
“Sudah setahun lebih kita menantikan Musda Golkar Sulsel. Alhamdulillah besar harapan kami sebenarnya bahwa Golkar ke depan bisa lebih menerima saran, masukan atau dukungan dari beberapa teman-teman DPD II,” katanya saat Konsolidasi Golkar se-Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II di Kabupaten Soppeng.
Mantan Wakil Bupati Maros itu menilai, hubungan lebih terbuka antara pengurus provinsi dan daerah akan memperkuat soliditas partai hingga ke akar rumput.
“Mungkin bisa dibangun dari komunikasi yang lancar antara DPD I dan DPD II,” ujarnya.
Suhartina menegaskan, Golkar Maros tetap solid dan siap menerima hasil Musda siapa pun yang nantinya terpilih memimpin Golkar Sulsel.
Namun, ia berharap keputusan yang diambil DPP tetap mempertimbangkan aspirasi mayoritas DPD II di daerah.
“Dan kami rasa untuk Musda Golkar Sulsel nanti ini, kami sudah bersepakat bahwa apa pun yang terjadi nanti kami tetap akan berdiri di Partai Golkar,” jelasnya.
Ia mengatakan, dukungan dan komunikasi yang selama ini dibangun bersama sejumlah DPD II merupakan representasi suara kader daerah.
Karena itu, Golkar Maros berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bagian dari penentuan hasil Musda Golkar Sulsel.
“Harapan kami apa yang menjadi dukungan kami, itulah yang menjadi pilihan ketua DPP untuk menetapkan Musda di Sulsel,” katanya.
Suhartina kembali menekankan pentingnya mendengar suara kader daerah dalam menentukan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.
Menurutnya, dinamika politik di daerah tidak bisa dilepaskan dari arah kebijakan partai secara keseluruhan.
“Harapan kami sebenarnya, apa yang menjadi usungan kami, apa yang menjadi kegiatan kami selama ini, berkomunikasi dengan teman-teman DPD II, itulah yang menjadi suara kami yang disampaikan ke DPP untuk menjadi hasil Musda nantinya,” tuturnya.
| Prof Sukri Tamma: Jangan Sampai Golkar Sulsel Pecah Lagi hingga Kembali Kalah Pemilu Gegara DPP |
|
|---|
| SC: Calon Ketua Golkar Sulsel Tak Dibatasi 2 Nama, Orang PKI dan Rusia Pun Boleh Daftar |
|
|---|
| Kalah dari Nasdem di Pemilu 2024, Golkar Butuh Ketua Berprestasi Bersaing Pemilu 2029 |
|
|---|
| DPD II Pinrang Harap Musda Pilih Ketua yang Bisa Menangkan Golkar di Sulsel Pemilu 2029 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MUSDA-GOLKAR-Ketua-DPD-II-Partai-Golkar-Maros-Suhartina-Bohari.jpg)