Uji Formalin hingga Rhodamin, Dinkes Maros Periksa 43 Sampel Takjil dan Kue Kering
Dari 43 sampel, 24 diantaranya telah dilakukan pemeriksaan di mobil laboratorium yang terparkir di depan pasar.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
“Kalau ada yang kedapatan, pasti kita lakukan pembinaan dan tindak lanjut. Ruginya juga ke penjual sendiri karena masyarakat tidak akan membeli,” tegasnya.
Selain di Pasar Tramo, pemeriksaan juga dilakukan serentak di seluruh pasar di Kabupaten Maros.
Sebanyak 14 Puskesmas telah diminta melakukan pengawasan di wilayah kerja masing-masing.
“Satu minggu sebelum kegiatan ini, kita sudah sampaikan ke 14 Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan di wilayahnya. Jadi bukan hanya di sini,” tambahnya.
Sejauh ini, hasil pemeriksaan di sejumlah titik pasar masih menunjukkan hasil negatif atau aman dari bahan berbahaya.
Salah satu pedagang cendol dan cincau di Pasar Tramo, Santi, memastikan dagangannya aman dan tanpa bahan pengawet.
“Tidak pakai pengawet karena dibuat per hari. Biasanya habis satu ember,” ujarnya.
Ia mengaku sengaja membeli cincau dan cendol dalam jumlah terbatas agar tetap segar dan tidak basi meski tidak seluruhnya terjual.
“Cincau juga beli terbatas supaya tidak basi walaupun tidak habis,” katanya.(*)
| Jemaah Umrah Asal Maros Sulsel Hilang di Madinah |
|
|---|
| Penyisihan Fahmil Alquran MTQ Sulsel di Maros Berlangsung Sengit, Tim Luwu Raih Nilai 990 |
|
|---|
| Alumni Al-Azhar hingga Santri Takalar Berebut Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah MTQ Sulsel |
|
|---|
| 626 Jemaah Maros Terima 750 Riyal Living Cost, Perdana Barangkat 1 Mei Mendatang |
|
|---|
| Penyisihan 8 Lomba MTQ Sulsel Berlangsung 3 Hari, Semifinal 17 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260304-Dinkes-Maros.jpg)