Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uji Formalin hingga Rhodamin, Dinkes Maros Periksa 43 Sampel Takjil dan Kue Kering

Dari 43 sampel,  24 diantaranya telah dilakukan pemeriksaan di mobil laboratorium yang terparkir di depan pasar.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
PEMERIKSAAN TAKJIL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maros menggelar inspeksi mendadak (sidak) pengawasan bahan kimia berbahaya di Pasar Tradisional Modern (Tramo) Kabupaten Maros, Rabu (4/2/2026). Sidak ini menyasar jajanan takjil yang banyak diburu warga selama Ramadan.  

“Kalau ada yang kedapatan, pasti kita lakukan pembinaan dan tindak lanjut. Ruginya juga ke penjual sendiri karena masyarakat tidak akan membeli,” tegasnya.

Selain di Pasar Tramo, pemeriksaan juga dilakukan serentak di seluruh pasar di Kabupaten Maros

Sebanyak 14 Puskesmas telah diminta melakukan pengawasan di wilayah kerja masing-masing.

“Satu minggu sebelum kegiatan ini, kita sudah sampaikan ke 14 Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan di wilayahnya. Jadi bukan hanya di sini,” tambahnya.

Sejauh ini, hasil pemeriksaan di sejumlah titik pasar masih menunjukkan hasil negatif atau aman dari bahan berbahaya.

Salah satu pedagang cendol dan cincau di Pasar Tramo, Santi, memastikan dagangannya aman dan tanpa bahan pengawet.

“Tidak pakai pengawet karena dibuat per hari. Biasanya habis satu ember,” ujarnya.

Ia mengaku sengaja membeli cincau dan cendol dalam jumlah terbatas agar tetap segar dan tidak basi meski tidak seluruhnya terjual.

“Cincau juga beli terbatas supaya tidak basi walaupun tidak habis,” katanya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved