10 Hari, 2 Motor Warga Hilang di Perumahan Royal Sentraland Wilayah Polsek Moncongloe Maros
Kapolsek Moncongloe, Ipda Ramadan, saat dikonfirmasi membenarkan dua laporan pencurian kendaraan
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Motor tersebut diketahui milik Ridho, seorang karyawan swasta.
“Kasusnya masih dalam pendalaman,” kata Ipda Ramadan singkat.
Seorang warga Royal Sentraland Matisyuha yang berada di lokasi kejadian menyebutkan, sebelum motor hilang, kendaraan tersebut masih terlihat terparkir sekitar pukul 15.00 Wita.
Kehilangan baru diketahui sekitar pukul 18.10 Wita atau sesaat setelah waktu Magrib.
Pria yang akrab disapa Boby tersebut juga mengungkapkan, kawasan ruko dan Cluster Piccadilly dinilai menjadi titik yang rawan pencurian.
Menurutnya, minimnya fasilitas keamanan seperti CCTV dan pos penjagaan menjadi salah satu faktor kerawanan.
“Sudah lama warga meminta ada pos security di area ruko, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujar warga tersebut.
Ia menambahkan, kasus pencurian bukan kali pertama terjadi di Perumahan Royal Sentraland.
Dalam beberapa tahun terakhir, warga mengaku sering mengalami kehilangan barang, mulai dari sepeda motor, sepeda, laptop, hingga pembobolan rumah dan ruko.
Warga juga menyoroti sistem keamanan kawasan perumahan yang dinilai belum maksimal, meski iuran keamanan atau IPL rutin dibayarkan setiap bulan.
"Iuran IPL yang rutin dibayarkan warga tidak sebanding dengan layanan yang diterima, bahkan menimbulkan kesan hanya menjadi beban tanpa manfaat yang nyata," tuturnya.
Mereka berharap pengelola perumahan segera melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keamanan.
"Tanggung jawab pengelola pun terkesan hanya sebatas pendampingan pelaporan ke polisi, setelah itu hilang begitu saja tanpa solusi nyata ataupun evaluasi yang jelas," sebutnya.
Ia pun berharap, ada penambahan personel keamanan, pemasangan CCTV di titik-titik rawan, serta pembangunan pos security, khususnya di area ruko.
"Yang lebih konyol gerbang induknya selaku pintu utama justru berada didalam, jadi Warga rukolah yang menjadi tameng keamanan, ironisnya justru ruko penyumbang teringgi iuran bulanan untuk keamanan," bebernya.
| Sabu 11 Gram Dikirim Lewat Ekspedisi Bandara, Pengedar di Makassar Dibekuk Polres Maros |
|
|---|
| Sebanyak 292 Jemaah Haji Maros Pilih Skema Ifrad, Langsung Niat Haji sebelum Umrah |
|
|---|
| Komisi III Maros Bakal Panggil Polisi yang Tangani Kasus Pencabulan 2024 |
|
|---|
| 3 Kali Ganti Kanit, Keluarga Korban Sebut Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Maros Mandek di Polres |
|
|---|
| Kerja Proyek Rp245 M, Mandor Sekolah Rakyat Sinjai Berutang Rp20 Juta ke UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PENCURIAN-MOTOR-Penampakan-maling-membawa-kabur-motor.jpg)