PKH Maros
500 Penerima PKH di Maros Dicoret, Terjerat Judol hingga Satu KK dengan ASN
Salah satu faktor utama yang menyebabkan warga dikeluarkan dari daftar penerima adalah keterlibatan dalam aktivitas judi online (judol).
Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN TIMUR/Nurul Hidayah
BANSOS PKH - Warga mengantre untuk penyaluran bantuan sosial di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, beberapa waku lalu.500 penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Maros dicoret dari daftar penerima sepanjang 2025.
Ke depan, Dinas Sosial juga akan mengaktifkan kembali Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai saluran pelaporan masyarakat.
“Siapa pun bisa melaporkan dirinya atau warga lain yang dianggap tidak mampu. Namun tetap akan diverifikasi di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” tutupnya.
Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan, bansos ini berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan warga kurang mampu.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal agar bantuan tersalur tepat waktu dan tepat sasaran,” ujarnya.
Data terakhir ada 14.264 ribu lebih keluarga penerima PKH di Maros.
Mereka dibantu oleh 49 pendamping PKH.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Warga-mengantre-untuk-penyaluran-bantua.jpg)