Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dampak Kenaikan BBM Mulai Terasa, Harga Ayam Naik dan Pembeli Berkurang di Pasar Pa'baeng-baeng

Harga ayam potong di Pasar Pabaeng-baeng naik Rp1.000 sehari setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
BBM - Suasana penjual bumbu dapur dan sayuran serta ayam potong di Pasar Pa'baeng-baeng, Jl Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Sulawesi Selatan, Kamis (11/6/2026). Harga daging ayam dan bawang merah naik seiring kenaikan harga BBM. 

Yang paling menonjol adalah, kenaikan harga bawang merah asal Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kalau yang bawang dari Bima naik dari Rp30 ribu, sekarang Rp50 ribu per kilo," ujar penjual sayur dan bumbu dapur, Dian (37).

Harga berbeda berlaku untuk bawang merah asal Bantaeng.

Meski juga mengalami kenaikan, selisih harganya tak begitu melonjak.

"Kalau bawang merah dari Bantaeng itu dari Rp30 ribu naik sekarang Rp36 ribu per kilogram," paparannya.

Kenaikan harga itu, diungkapkan Dian bukan akibat kenaikan harga BBM.

Pasalnya, kenaikan harga terjadi dua hari sebelum adanya kenaikan BBM.

"Mungkin karena kurang stok, makanya naik harganya," tuturnya.

Diketahui, harga Pertamax dan Pertamax Green melambung 32 persen mulai Rabu (10/6/2026).

Harga Pertamax melonjak dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 meningkat dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved