Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Deng Ical Anggota DPR RI: Saya Tak Tahu Kenapa Dukung Belanda di Piala Dunia 2026

Politisi yang akrab disapa Deng Ical itu mengaku menjagokan Timnas Belanda pada ajang Piala Dunia 2026. 

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
PIALA DUNIA – Wakil Ketua DPW PKB Sulsel, Syamsu Rizal atau Deng Ical, saat ditemui di Sekretariat PKB Sulsel, Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Selasa (9/6/2026) malam. Deng Ical jagokan Belanda usai Italia gagal tembus Pildun 2026 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Demam Piala Dunia FIFA 2026 kian terasa di Indonesia menjelang bergulirnya turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. 

Ajang empat tahunan tersebut kembali memantik antusiasme pecinta sepak bola untuk menjagokan tim favorit mereka. 

Salah satunya Wakil Ketua PKB Sulsel, Syamsu Rizal, yang memiliki pilihan tersendiri untuk calon juara dunia.

Politisi yang akrab disapa Deng Ical itu mengaku menjagokan Timnas Belanda pada ajang Piala Dunia 2026

Pilihan tersebut cukup menarik mengingat selama ini ia menjagokan Timnas Italia.

Syamsu Rizal mengaku selama ini lebih mengidolakan Timnas Italia. 

Namun rentetan kegagalan Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia membuatnya kini beralih mendukung De Oranje.

“Dulu-dulu saya idolakan Italia. Tapi karena beberapa kali gelaran Piala Dunia Italia gagal lolos Piala Dunia, sehingga kali ini saya pilih Belanda,” ujar Syamsu Rizal kepada Tribun Timur, Selasa (9/6/2026).

Italia sendiri kembali gagal tampil di Piala Dunia 2026

Kegagalan tersebut membuat Italia kembali harus absen dari panggung sepak bola terbesar dunia. 

Padahal, tim berjuluk Gli Azzurri merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah dengan koleksi empat gelar juara Piala Dunia.

Meski demikian, Deng Ical mengaku pilihannya kepada Belanda bukan semata-mata karena Italia gagal lolos.

Ia justru tertarik dengan karakter permainan De Oranje yang dinilainya mengedepankan kekuatan kolektif dibanding ketergantungan pada satu atau dua pemain bintang.

“Kali ini saya tidak tahu kenapa saya unggulkan Belanda. Dulu sebenarnya saya tidak terlalu suka Belanda. Tapi sekarang saya lebih menjagokan mereka,” ujar anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan I ini.

“Di Belanda itu tidak ada pemain bintang yang terlalu mencolok. Justru permainan kolektif mereka yang saya suka,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved