Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dewan Pendidikan Sulsel Usul Mata Pelajar Bahasa Daerah Wajib di Sekolah

Pelajaran Bahasa Daerah dinilai sebagai upaya mewariskan nilai-nilai budaya lokal.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Tribun Timur
BAHASA DAERAH - Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Prof Arismunandar  saat dipotret di kantor Tribun-Timur.com. Prof Arismunandar meminta pemerintah memastikan ketersediaan guru sebelum menerapkan pelajaran Bahasa Prancis 

"Selain bahasa Inggris bahasa asing lain bisa diajarkan tapi pilihan alias tidak wajib bagi sekolah. Selain masalah tidak tersedianya guru, minat siswa belajar bahasa asing juga rendah yang menjadi faktor penghambat," kata Prof Arismunandar.

Baginya terpenting saat ini pendidikan Bahasa Inggris harus diperkuat dalam kurikulum.

Sebagai bahasa internasional, pendidikan berbasis bilingual perlu mulai diterapkan dari jenjang SD sampai SMA.

Terpisah, Kepala SMAN 1 Makassar Sulihin Mustafa menyebut penambahan bahasa asing tidak masalah diberlakukan.

Hanya saja dalam catatannya, pembelajaran ini sangat berkaitan dengan minat siswa dan ketersediaan guru.

"Misalnya seni, ada guruku seni musik, seni tari, seni rupa. Ada kelas belajar seni tari, ada belajar seni rupa. Jadi ini tergantung minat anak juga. Disamping sekolah ada sumber dayanya. Harus diperhatikan sumber dayanya," kata Sulihin Mustafa kepada Tribun-Timur.com.

Penerapan pelajaran ini masih jadi pembahasan di pemerintah pusat.

Sementara itu, pelajaran bahasa daerah tetap didorong bisa terus berjalan dalam kurikum pendidikan.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved