Musim Nikah Usai Idul Adha, 76 Pasangan Mendaftar di KUA Barru
Memasuki pertengahan tahun antusiasme warga untuk melangsungkan pernikahan dilaporkan melonjak.
Penulis: Segitarius | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU – Momen setelah Hari Raya Idul Adha tampaknya masih menjadi waktu favorit bagi masyarakat untuk melepas masa lajang di Kabupaten Barru, Senin (8/6/2026).
Memasuki pertengahan tahun antusiasme warga untuk melangsungkan pernikahan dilaporkan melonjak.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Tribun-Timur.com dari tujuh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Barru, tercatat ada 76 pasangan yang telah mendaftarkan rencana pernikahan mereka.
Dari total tersebut, 19 pasangan di antaranya sudah resmi menyandang status suami-istri setelah menggelar akad nikah.
Menariknya, grafik pendaftaran ini memperlihatkan perbedaan mencolok antar kecamatan.
KUA Kecamatan Barru menjadi wilayah yang paling "sibuk" melayani calon pengantin (catin), sementara KUA Pujananting justru berada di posisi paling buncit.
Kecamatan Barru sukses mendominasi angka pernikahan pada musim kali ini.
KUA Barru mencatat pendaftar tertinggi dengan total 22 pasangan, di mana 14 pasangan di antaranya sudah sah melaksanakan akad nikah.
Di posisi kedua, KUA Mallusetasi mengekor dengan 15 pasangan mendaftar (5 sudah menikah), disusul oleh KUA Tanete Rilau dengan 12 pendaftaran, dan KUA Balusu dengan 11 pasangan.
Sementara itu, wilayah KUA Soppeng Riaja mencatat 8 pasangan, dan KUA Tanete Riaja dengan 6 pasangan.
Kontras dengan wilayah lain, KUA Pujananting justru mencatat angka paling sedikit.
Hanya ada 2 pasangan saja yang mendaftarkan berkas pernikahan mereka ke KUA setempat.
Kepala KUA Pujananting, Muhammad Risa, membeberkan fenomena menarik di balik sepinya angka pernikahan di wilayahnya.
Menurutnya, pola pikir masyarakat Pujananting kini sudah jauh berubah dan menjadi lebih modern.
Kesadaran akan pentingnya menempuh pendidikan tinggi membuat para pemuda di sana enggan menikah muda.
| PMII Barru Buka PKD IV Se-Indonesia Timur, Tekankan Penguatan Nilai Lokal di Era Globalisasi |
|
|---|
| Penjualan Antena UHF di Barru Masih Lesu Jelang Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Viral di Medsos, Air Terjun Tomagelli Barru Tawarkan Sensasi Ayunan di Bawah Curug Setinggi 50 Meter |
|
|---|
| Delapan Anak Dibawah Usia 19 Tahun di Sidrap Tercatat Sudah Menikah |
|
|---|
| Pendaftaran Nikah di Pattallassang Takalar Turun, Tradisi Cari Hari Baik Masih Kuat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Momen-setelah-Hari-Raya-Idul-Adha-2026-666.jpg)