Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PMII Barru Buka PKD IV Se-Indonesia Timur, Tekankan Penguatan Nilai Lokal di Era Globalisasi

Pembukaan PKD IV ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, alumni PMII, pengurus PMII dari berbagai tingkatan.

Tayang:
Penulis: Segitarius | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Segitarius
PELATIHAN KADER - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru resmi membuka Pelatihan Kader Dasar (PKD) IV Se-Indonesia Timur di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Lantai 6, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Minggu, (7/6/2026). Kegiatan ini jadi momentum strategis memperkuat proses kaderisasi. 


TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru resmi membuka Pelatihan Kader Dasar (PKD) IV Se-Indonesia Timur.

Kegiatan kaderisasi formal tingkat menengah tersebut berlangsung khidmat di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Lantai 6, Jalan H.A. Iskandar Unru, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Minggu (7/6/2026).

Tahun ini, PC PMII Barru mengangkat tema “Arus Balik Kebudayaan: Rekonstruksi Nilai Lokalitas di Era Globalisasi” sebagai landasan utama kegiatan kaderisasi.

Tema tersebut menjadi penegasan bahwa proses kaderisasi tidak hanya berfokus pada penguatan intelektual.

Tetapi juga pada kesadaran akan pentingnya pelestarian nilai-nilai lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Pembukaan PKD IV ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, alumni PMII, pengurus PMII dari berbagai tingkatan, serta puluhan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia Timur.

Baca juga: Dua Ketua NU dan Kader PMII Gagal Jadi Rektor UIN di Sulsel

Ketua PC PMII Kabupaten Barru, Multazam R, dalam sambutannya menegaskan bahwa PKD merupakan tahap awal yang penting dalam membentuk kader yang berintegritas, memiliki kapasitas intelektual, serta komitmen sosial yang kuat.

“PKD bukan sekadar ruang transfer pengetahuan, tetapi juga proses pembentukan karakter kader yang mampu membaca realitas sosial dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” ujar Multazam.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, kader PMII harus mampu merekonstruksi nilai-nilai lokal sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan global.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) PMII Kabupaten Barru, Ilham Iskandar, turut memberikan pesan kepada para peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai ruang refleksi terhadap kepedulian pada budaya lokal.

“Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, PMII harus hadir sebagai garda yang mampu melestarikan kearifan lokal,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa merawat tradisi yang positif serta mengembangkan budaya yang sejalan dengan nilai kemanusiaan dan kebangsaan merupakan tanggung jawab penting kader PMII saat ini.

Selama beberapa hari ke depan, para peserta PKD IV yang berasal dari beragam latar belakang budaya di Indonesia Timur akan mengikuti rangkaian kegiatan, bertukar gagasan, serta memperkuat jejaring kader.

Melalui kegiatan ini, PC PMII Kabupaten Barru berharap dapat melahirkan kader yang kritis, progresif, serta mampu menjadi penggerak perubahan sosial tanpa kehilangan identitas lokal dan tradisi keilmuan khas PMII.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved