Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tebal Beton Ruas Jalan Aroepala Makassar 40 Cm

Dua plang dipasang Dina Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terkait rekayasa lalu lintas

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
JALAN AROEPALA - Kondisi terkini beton dasar di Jl Aroepala, Kota Makassar saat dipotret pada Jumat (5/6/2026). Ketebalan beton dasar 10 cm, sementara rigid beton 30 cm 
Ringkasan Berita:
  • Dua plang dipasang Dina Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terkait rekayasa lalu lintas
  • Pengendara diminta melintas ke arah Waduk Tunggu Pampang. Sebab penyempitan jalan terjadi di ruas Jl Aroepala

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ruas Jalan Aroepala arah Kota Makassar ke Kabupaten Gowa di tahap beton dasar.

Pantauan Tribun-Timur.com, hanya satu lajur dari arah Kota Makassar ke Kabupaten Gowa bisa dilalui pengendara.

Tepat di jembatan Jl Aroepala, beton dasar sudah dimulai memanjang hingga ke depan Tugu Badik, perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.

Dua plang dipasang Dina Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terkait rekayasa lalu lintas.

Pengendara diminta melintas ke arah Waduk Tunggu Pampang. Sebab penyempitan jalan terjadi di ruas Jl Aroepala.

"Progres sebesar 11, 69 persen dan untuk masuk tahap rigid betonnya setelah cukup umur beton LC-nya," ujar Kepala Bidang Preservasi Jalan Dinas BMBK Sulsel Muh Rosyadi saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com pada Jumat (5/6/2026).

Lean Concrete (LC) merupakan lapisan dasar beton sebelum masuk tahap rigid.

Lean concrete merupakan campuran beton yang memiliki proporsi yang lebih rendah dari semen dan air dibandingkan dengan beton biasa.

Lapisan Ini sering digunakan sebagai dasar atau sub-base dalam konstruksi jalan.

Tujuan lean concrete memberikan kerapatan yang cukup mendukung struktur beton di atasnya.

Umumnya campuran lean concrete terdiri dari agregat kasar, pasir, semen, dan air dalam jumlah lebih sedikit.

Proporsi bahan-bahan ini disesuaikan sehingga campuran memiliki kekuatan cukup menahan beban struktural yang akan ditempatkan di atasnya.

Dalam proyek Jl Aroepala, ketebalan LC disiapkan 10 cm.

Kemudian beton rigid ketebalannya 30 cm.

"Umur beton itu matang di umur 28 hari, sesuai aturannya.  Sekarang itu beton LC dengan tebalnya 10 cm, setelah itu rigid beton tebalnya 30 cm. Jadi total nanti 40 cm," kata Kepala Dinas BMBK Sulsel Andi Ihsan kepada Tribun-Timur.com.

Sementara itu dari arah Kabupaten Gowa ke Kota Makassar, pengerjaan fokus pada perbaikan drainase.

Perencanaan proyek memang mencakup perbaikan drainase jalan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas BMBK Sulsel Ahmad Wildani meminta masyarakat bersabar.

Dirinya menyayangkan apabila ada pengendara nekat menerobos proyek jalan tersebut.

Mengingat bahaya akan berdampak pada kualitas beton nantinya.

"Secara struktur tentunya beton baru mencapai kekuatan yang direncanakan itu saat berumur 21-28 hari, jadi apabila sudah diberikan beban sebelum umur rencana tentunya akan mengakibatkan kerusakan yang berdampak pada mutu dan ketahanan beton yang terpasang," jelasnya.

Dani menyebut ada dua jalur alternatif disiapkan.

Sementara satu lajur di Jl Aroepala khusus bagi warga sekitar.

"Bisa lewat Toddopuli keluar di Jembatan 3 di Jl Tun Abdul Razak, yang samping Coto Dg Aso. Bisa juga lewat Jl Sultan Alauddin,"  kata Dani.

Sebaliknya pengendara dari Kabupaten Gowa arah Kota Makassar diharapkan melintasi jalur alternatif di Patung Massa.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved