Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wabup Gowa Darmawangsyah Muin Dukung Program Kampung Redam KemenHAM

Program Kampung REDAM difokuskan untuk mendorong tingkat desa dan kelurahan menjadi ruang yang mampu merawat perdamaian dan potensi konflik.

Tayang:
Humas Pemkab Gowa
KAMPUNG REDAM KEMENHAM - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima kunjungan jajaran KemenHAM RI di ruang kerjanya di Kantor Bupati, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Jumat (5/6/2026). Terkait Program Kampung REDAM, Pemerintah Kabupaten Gowa menyambut baik dan siap berkolaborasi. 

TRIBUN-GOWA.COM – Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan dukungannya terhadap Program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Kampung REDAM) yang diinisiasi Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI.

Dukungan itu disampaikan saat menerima kunjungan jajaran KemenHAM RI di ruang kerjanya,Kantor Bupati, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Jumat (5/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pelaksanaan Program Kampung REDAM saat ini tengah disosialisasikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Darmawangsyah, program tersebut sejalan dengan kondisi sosial masyarakat Kabupaten Gowa.

Selama ini, masyarakat Gowa dinilai mampu menjaga stabilitas, toleransi, dan menyelesaikan berbagai persoalan melalui mekanisme hukum.

"Kondisi HAM di Kabupaten Gowa saat ini aman dan terkendali. Masyarakat semakin dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan penegakan hukum maupun hak asasi manusia," ujarnya.

Ia mencontohkan kasus kekerasan seksual yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kasus tersebut dapat ditangani melalui jalur hukum yang berlaku.

"Kasus tersebut memang sempat menjadi perhatian masyarakat, namun tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

 Penanganan yang dilakukan aparat penegak hukum serta dukungan berbagai elemen masyarakat mampu meredam potensi gesekan yang lebih luas," katanya.

Darmawangsyah menilai kesadaran masyarakat untuk menghormati proses hukum menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas daerah.

Ia juga menyebut dinamika politik di Kabupaten Gowa berlangsung dalam suasana yang kondusif.
Perbedaan pandangan politik maupun berbagai isu publik yang berkaitan dengan hukum dan HAM tidak memicu polarisasi yang berlebihan.

"Kedewasaan masyarakat dalam menerima informasi, termasuk yang berkembang di ruang publik dan media sosial, turut berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan politik daerah. Para tokoh masyarakat, tokoh politik, serta berbagai pemangku kepentingan juga lebih mengedepankan dialog dan penghormatan terhadap proses hukum," ungkapnya.

Menurut Darmawangsyah, kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Gowa.

Terutama untuk terus memperkuat penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, supremasi hukum, dan demokrasi yang sehat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved