Tribun RT RW
Setiap Sampah Bernilai! Camat Panakkukang Minta Warga Pilah Sampah
Camat Panakkukang Syahril menegaskan pengelolaan sampah terpilah adalah tanggung jawab bersama dari pemerintah RT/RW
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pengelolaan sampah bukan lagi sekadar urusan kebersihan.
Camat Panakkukang Syahril menegaskan pengelolaan sampah terpilah adalah tanggung jawab bersama dari pemerintah RT/RW hingga masyarakat agar hanya sampah residu yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Pengelolaan sampah ini melibatkan semua pihak, semua berperan, dari memilah hingga menyalurkan,” kata Syahril kepada Tribun Timur, Rabu (3/6/2026).
Ia menekankan, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.
Sampah organik dikelola melalui fasilitas seperti Teba, biopori, rumah maggot, dan komposter, sementara sampah anorganik disalurkan ke Bank Sampah Unit (BSU).
Saat ini, terdapat 40 BSU aktif di Panakkukang, menyerap sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomi.
Dengan begitu, sampah bukan lagi sekadar limbah, melainkan peluang ekonomi yang dapat memberi pendapatan tambahan bagi warga.
Syahril juga menyoroti peran petugas pengangkut sampah, yang kini tidak hanya mengangkut, tetapi juga memilah sampah agar setiap jenisnya sampai ke tempat yang tepat.
“Silakan dibawa ke BSU di tingkat RW atau kelurahan, bisa juga ke Bank Sampah Sektoral di kecamatan,” ujarnya.
Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan tanggung jawab individu, melainkan kolaborasi semua pihak.
Aparat pemerintah, RT/RW, petugas kebersihan, dan masyarakat memiliki peran yang sama untuk menjaga lingkungan, menciptakan peluang ekonomi, serta membangun budaya peduli sampah sejak rumah tangga.
“Siapapun itu, semua berperan memilah sampahnya dan menyalurkannya. Ini berdampak baik, karena seperti di BSU ada nilai ekonomi dan pendapatan yang bisa diperoleh,” ujar Syahril.
Pengelolaan sampah yang terencana dan terpadu bukan hanya menjaga kota tetap bersih, tapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap tindakan kecil memilah sampah memiliki dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan bersama.(*)
| Posko Gabungan RT/RW Tompo Balang, Cegah Tawuran Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Posko Gabungan RT/RW Tammua Jadi Sarana Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas |
|
|---|
| BPM: Penggantian Ketua RT/RW Makassar Kewenangan Lurah |
|
|---|
| Musyawarah Warga Tentukan Ketua RT Baru di Panakkukang |
|
|---|
| Ketua RT Meninggal Dunia, Warga Pampang Gelar Pemilihan Pengganti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syahril-PANAKKUKLANG-2026-6.jpg)