TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasca Lebaran dan pelaksanaan kurban, RT/RW di sejumlah wilayah Kota Makassar kembali menggalakkan kerja bakti rutin bertajuk Jumat Bersih, Jumat (29/5/2026).
Selain menjaga kebersihan lingkungan pasca aktivitas Lebaran dan kurban, kerja bakti ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar RT/RW dan warga di masing-masing wilayah.
Di Kelurahan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, kerja bakti dipusatkan di wilayah RW 008 Mannuruki 2 Lorong 1.
Warga bersama RT/RW membersihkan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan drainase lingkungan.
Ketua RT 002 RW 006, Alfie Arifin, mengatakan jenis sampah yang paling banyak ditemukan berupa plastik dan kertas yang terbawa aktivitas warga selama perayaan Lebaran.
“Kerja bakti dimulai jam 7 sampai jam 8 pagi. Sampah di pinggir jalan dibersihkan, paling banyak plastik dan kertas. Setelah itu dilanjutkan dengan senam bersama di samping kantor lurah,” ujarnya.
Suasana gotong royong juga terlihat di Kelurahan Wala Walaya, Kecamatan Tallo.
Kerja bakti gabungan RT/RW dipusatkan di RW 004 Jalan Daeng Regge Lorong 4.
Ketua RT 002 RW 005, Marlina, mengatakan kegiatan tersebut dihadiri staf kelurahan, RT/RW, hingga Ketua LPM Wala Walaya.
Fokus pembersihan dilakukan di area kanal kecil dan lahan urban farming RW 004.
“Rumput dan tanaman liar di pinggiran kanal dibersihkan. Urban farming lahan kedua di RW 004 juga dibersihkan,” kata Marlina.
Di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Mamajang, warga bersama RT/RW menggelar kerja bakti di Jalan Andi Djemma Inspeksi Kanal Selatan.
Ketua RT 002 RW 001, Asriadi Azis, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan sampah pasca Lebaran yang berserakan di sepanjang jalan dan sekitar kanal.
“Sampah di pinggir jalan dipungut lalu diangkut agar lingkungan kembali bersih dan nyaman dilalui warga,” jelasnya.
Sementara itu, di Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, kerja bakti dilaksanakan di Jalan Kamila Raya dengan melibatkan seluruh RT/RW 003 bersama warga setempat.
Ketua RT 002 RW 008, Jufrianda Junus, mengatakan sampah di badan jalan dibersihkan menggunakan sapu lidi kemudian diangkut ke tempat sampah yang telah disiapkan.
“Kerja bakti berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Warga saling membantu membersihkan lingkungan supaya tetap nyaman dan sehat,” ujarnya.
Kegiatan Jumat Bersih juga berlangsung di Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo.
RT/RW bersama warga membersihkan sepanjang lorong dari sampah plastik yang berserakan usai aktivitas warga selama beberapa hari terakhir.
Ketua RT 002 RW 001, Kasmawati Karim, mengatakan masing-masing warga datang membawa perlengkapan kerja bakti seadanya seperti sapu, sekop, dan karung sampah.
“Walaupun alat yang digunakan sederhana, warga tetap semangat ikut kerja bakti karena kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Sedangkan di Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, kerja bakti dilakukan di sepanjang lorong RW 004 dengan menyasar sampah yang mengganggu kebersihan dan kesejukan lingkungan.
Ketua RW 004, Husnah, mengatakan kegiatan rutin tersebut bukan hanya menjaga kebersihan lorong, tetapi juga mempererat hubungan antar RT/RW dan warga di wilayahnya.
“Setelah kerja bakti selesai, kami duduk bersama menikmati makanan ringan dan minum kopi di posko. Jadi selain lingkungan bersih, silaturahmi juga semakin erat,” ujarnya.
Kegiatan Jumat Bersih ini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.(*)