Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Sedekah Gerobak Untuk Pedagang Keliling, Program Ketua RT Rappokalling Makassar

‎Program tersebut diberi konsep sederhana namun penuh makna, yakni “sedekah gerobak satu orang/bulan”.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
SEDEKAH GEROBAK - Kolase foto Ketua RT 002 RW 001 Kelurahan Rappokalling Sri Rahmi menyerahkan bantuan gerobak kepada warga yang bekerja sebagai pedagang keliling. Donasi sedekah gerobak ini merupakan program lingkungan Sri Rahmi sebagai ketua RT 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua RT 002 RW 001 Kelurahan Rappokalling, Sri Rahmi Mahmud menjalankan sebuah program sosial yang memberi harapan bagi warga kecil.

‎Lulusan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu rutin menggalang donasi gerobak kepada warga yang menggantungkan hidup dari berdagang keliling.

‎Program tersebut diberi konsep sederhana namun penuh makna, yakni “sedekah gerobak satu orang/bulan”.

‎“KamI punya program satu gerobak satu orang per bulan,” ujar Sri Rahmi kepada Tribun, Jumat (29/5/2026).

‎Program sedekah gerobak itu mulai berjalan sejak Januari 2026. 

‎Dalam kurun lima bulan, sudah lima warga yang menerima bantuan gerobak untuk menunjang usaha mereka.

‎Penerima pertama adalah Rita, seorang pemulung yang sehari-hari berjuang mencari nafkah dari barang bekas.

‎Gerobak kedua diberikan kepada Isa, penjual kue yang berjualan demi membantu kebutuhan keluarga.

‎Selanjutnya, bantuan ketiga disalurkan kepada Hawa yang berjualan gorengan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

‎Penerima keempat adalah Jenggo, penjual ikan keliling yang setiap hari berjualan menggunakan peralatan seadanya.

‎Sementara gerobak kelima diberikan kepada Salma, penjual gorengan yang juga berusaha menopang ekonomi keluarganya dari usaha kecil tersebut.

‎Sri Rahmi mengatakan, program ini lahir dari kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk tetap bertahan menjalankan usaha kecil mereka.

‎Menurutnya, bantuan gerobak diharapkan bisa membuat warga lebih semangat mencari nafkah dan perlahan meningkatkan penghasilan keluarga mereka.

‎“Kadang yang mereka butuhkan itu bukan bantuan besar, cukup fasilitas untuk berjualan supaya lebih layak dan lebih semangat bekerja,” katanya.

‎Anggaran bantuan berasal dari donasi para dermawan yang tergabung dalam komunitas Sikola Mangkasara’.

‎Sikola Mangkasara’ merupakan sekolah informal yang didirikan Sri Rahmi bersama rekan-rekannya untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan tambahan.

‎Di tempat tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan materi pelajaran sekolah, tetapi juga keterampilan dan pendidikan karakter untuk menunjang tumbuh kembang mereka.

‎Menurut Sri Rahmi, semangat berbagi harus terus dijaga karena manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat kecil.

‎Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mendukung program sedekah gerobak tersebut.

‎“Rezeki terbesar itu bukan soal seberapa banyak harta yang kita punya, tapi bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain,” katanya.

‎Sri Rahmi berharap program tersebut dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan bantuan usaha.

‎“InsyaAllah, dengan dukungan seluruh teman-teman dan orang-orang baik, program ini akan terus berlanjut dan membantu yang membutuhkan,” ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved