Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Dari Kampus ke Lorong Warga, Pengabdian Achsanuddin Ketua RT Inovatif di Balang Baru

Pria kelahiran Ujung Pandang, 20 September 1986 itu kini menjabat sebagai Ketua RT 002 RW 007 Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate. 

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
PROFIL RT - Ketua RT 002 RW 007 Balang Baru Andi Achsanuddin, difoto di depan rumahnya di Hartaco Indah Blok Q1, Kelurahan Balang Baru, Kota Makassar, Jumat (29/5/2026). Dari penelitian tentang sampah menjadi pengabdian untuk warga.  

Drone itu digunakan berkeliling memantau titik-titik rawan sekaligus mendokumentasikan kondisi wilayah. 

Hasil pantauan kemudian dibagikan ke grup warga sebagai bentuk transparansi dan kewaspadaan bersama.

“Kalau lingkungan terang dan warga kompak, orang akan segan berbuat kriminal,” ujarnya.

Ia juga aktif memperjuangkan pemasangan lampu penerangan jalan di kawasan kompleks yang sebelumnya gelap dan rawan pencurian. 

Menurutnya, keamanan lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada ronda, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.

Di bidang pelayanan administrasi, Achsan mendampingi warga mengurus dokumen kependudukan secara online

Mulai dari pengurusan KTP, KK, hingga pembayaran PBB, semua ia dampingi langsung, terutama bagi warga lanjut usia yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital.

“Saya ingin warga tahu kalau pelayanan pemerintah sekarang sudah mudah dan gratis. Tidak perlu lagi keluar uang untuk urusan administrasi,” katanya.

Pendampingan itu membuat warga mulai terbiasa menggunakan layanan digital dari rumah masing-masing. 

Bahkan beberapa warga lanjut usia kini sudah mampu mengurus dokumen secara mandiri melalui telepon genggam.

Bagi Achsan, jabatan ketua RT bukan soal popularitas ataupun mencari keuntungan pribadi. 

Ia menyadari amanah tersebut justru menuntut pengorbanan waktu, tenaga, bahkan biaya pribadi demi kepentingan lingkungan.

“Kalau jadi RT hanya berharap insentif, itu salah, karna insentif habis di operasional kegiatan. Ini kerja pengabdian,” ujarnya.

Dengan konsep pengelolaan sampah, urban farming, keamanan lingkungan berbasis teknologi, hingga pelayanan administrasi digital, Achsan ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap peran ketua RT.

Bukan sekadar pengurus surat-menyurat, tetapi penggerak perubahan dari level paling dekat dengan warga.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved