Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RDP Paskibraka Sulsel Digelar Selasa, Dugaan Ketidakadilan Seleksi Jadi Sorotan

Andi Muhammad Anwar Purnomo mengatakan pihaknya akan menghadirkan Kepala Kesbangpol Sulsel dalam RDP

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
DPRD SULSEL - Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin (kanan) dan Cathlyn Yvaine Lesmana, calon Paskibraka tingkat nasional yang diduga tiba-tiba digagalkan secara sepihak. DPRD Sulsel bakal memanggil Kesbangpol dalam RDP terkait polemik seleksi Paskibraka. 

“Kita belum tahu persoalan sebenarnya. Makanya diadakan RDP supaya jelas. Supaya informasi yang berkembang tidak liar,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya sengaja memanggil semua pihak agar situasi yang sebenarnya dapat terbuka ke publik dan tidak memicu perpecahan di masyarakat.

“Kita ingin supaya isu yang tidak benar tidak berkembang. Informasi soal rasis atau apa itu nanti kita lihat di rapat. Supaya masyarakat juga tidak berkomentar berlebihan atau menyebarkan hal-hal yang berbau perpecahan,” katanya.

Terkait kemungkinan adanya pelanggaran atau ketidakprofesionalan panitia seleksi, Andi Muh Anwar mengatakan DPRD Sulsel akan melihat hasil RDP terlebih dahulu sebelum mengambil sikap.

Ia mengaku baru mengetahui bahwa tim seleksi Paskibraka tidak hanya melibatkan unsur Pemprov Sulsel, tetapi juga pihak dari pusat.

“Ternyata tim seleksi ini bukan hanya melibatkan pemprov, ada dari pusat juga. Kami di DPRD Sulsel hanya terikat dari sisi pemerintah provinsi,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan hasil RDP nantinya tetap akan melahirkan sejumlah rekomendasi, khususnya terkait evaluasi di tingkat pemerintah provinsi.

“Apapun nanti hasilnya pasti akan lahir beberapa rekomendasi. Tapi kita lihat dulu nanti di RDP,” lanjutnya.

Saat ditanya kemungkinan adanya dorongan penelusuran ulang terhadap hasil seleksi Paskibraka Sulsel jika ditemukan pelanggaran, Andi Muh Anwar menegaskan hasil RDP pada dasarnya berupa rekomendasi.

“Kalau terbukti, tentu ada pembenahan dan evaluasi dari sisi Pemprov Sulsel. Tapi kebijakan lebih lanjut tetap ada di BPIP,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pihak yang nantinya memaparkan keberatan dalam RDP adalah unsur DPPI sebagai pihak yang merasa dirugikan dalam proses seleksi.

“DPPI yang akan memaparkan apa keberatan mereka dan apa yang dinilai sebagai bentuk diskriminasi. Jadi nanti kedua pihak sama-sama menjelaskan,” tutupnya.

Sebelumnya, seleksi Paskibraka nasional di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menuai sorotan.

Cathlyn Yvaine Lesmana perwakilan Kota Makassar semula berada tiga besar diusulkan salah satu calon Paskibraka di Istana Negara.

Namun belakangan nama Cathlyn Yvaine Lesmana dicoret.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved