Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor

Ibu-ibu Penjual Nasi Kuning Diserang Geng Motor Makassar, Anak Panah Tertancap di Dada

Peristiwa penyerangan tersebut terjadi di Jl Hertasning, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Istimewa/Polsek Rappocini
GENG MOTOR - Kolase korban baju merah memperlihatkan bekas luka terkena anak panah bagian dadanya dan saat personel Polsek Rappocini menangkap pelaku di Jl Toddopuli 5, Makassar. Pelaku dan barang bukti anak panah yang digunakan kini diamankan di Polsek Rappocini, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (25/5/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi usai diduga terlibat aksi teror busur terhadap penjual nasi kuning.

Keduanya diduga anggota geng motor, berinisial RH (20) dan MH (17).

Mereka ditangkap Unit Resmob Polsek Rappocini, Minggu (24/5/2026) dini hari.

Peristiwa penyerangan tersebut terjadi di Jl Hertasning, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Sabtu (23/5/2026) sehari sebelum penangkapan.

Korban yang merupakan perempuan, diketahui saban hari berjualan nasi kuning di sekitar lokasi kejadian.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka pada bagian dada dekat bahu setelah terkena anak panah busur yang dilepaskan pelaku.

"Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah berjualan seperti biasa," kata Panit I Opsnal Polsek Rappocini, Ipda Suprianto dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2026)

"Namun secara tiba-tiba menjadi sasaran penyerangan oleh pelaku yang menggunakan anak panah busur," tambahnya.

Baca juga: 5 Anggota Geng Motor di Makassar Ditangkap Usai Teror Warga di Jl Maccini Pasar Malam, 4 Pelajar

Korban, kata Suprianto, mengalami luka setelah terkena serangan anak panah busur yang dilepaskan para pelaku dari arah jalanan.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Setelah menerima laporan, personel Unit Resmob Polsek Rappocini langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pemantauan intensif di lapangan.

Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi keberadaan para terduga pelaku hingga akhirnya dilakukan penangkapan di wilayah Jl Toddopuli 5.

Selain menangkap kedua terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah anak panah busur beserta ketapelnya.

Barang bukti tersebut diketahui disembunyikan RH di rumahnya setelah digunakan menyerang korban.

Dari hasil interogasi, lanjut Suprianto kedua terduga pelaku mengakui keterlibatan mereka.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved