Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor

Bocah 13 Tahun di Makassar Ditebas Geng Motor Brutal Bersenjata Katana dan Busur

Penyerangan pelaku kejahatan jalanan itu terjadi di Jl Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Minggu (10/5/2026) dini hari.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
GENG MOTOR - Kolase rekaman CCTV penyerangan geng motor terhadap remaja nongkrong di Jl Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar Kota Makassar. Dan saat ketua RT setempat, Siti Nurhayati (46) ditemui di lokasi, Minggu (10/5/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Teror kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tak kunjung usai.
Kali ini, bocah 13 tahun berinisial H, harus terbaring di rumah sakit akibat serangan brutal mereka.

Penyerangan pelaku kejahatan jalanan itu terjadi di Jl Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Minggu (10/5/2026) dini hari.

Tepatnya di ruas jalan antara Kelurahan Maradekaya dan Kelurahan Maradekaya Selatan.

Dalam rekaman CCTV di lokasi, terlihat kawanan geng motor tiba dengan mengendarai beberapa motor.

Mereka datang sambil menggeber-geber suara knalpot brong yang digunakan pada motornya.

Kehadiran geng motor itu, membuat sejumlah remaja dan pemuda yang tengah nongkrong di pinggir jalan, kocar-kacir menyelamatkan diri.

Namun nahas, satu diantaranya inisial H (13) terjatuh dan menjadi sasaran pelaku geng motor.

Korban yang terjatuh tampak ditebas pelaku menggunakan parang berkilau mirip katanya atau pedang samurai.

Pelaku tampak mengenakan jaket hoodie putih dan penutup wajah.

Setelah menebas korban, pelaku tak langsung kabur.

Baca juga: Ratusan Anggota Geng Motor di Makassar Terlibat Tawuran, Polisi Baru Menangkap 7 Orang

Ia dengan bringas memarangi beberapa motor yang terparkir di lokasi.

Selain bersenjata parang, salah satu pelaku juga tampak mengejar korban sembari menarik anak panah busur.

Warga yang ditemui di lokasi, Indrawati (39) mengatakan, aksi penyerangan geng motor ini baru pertama kali terjadi di sekitar lokasi.

"Baru kali ini (ada penyerangan geng motor). Biasa ji masuk (geng motor melintas), tapi baru kali ini ada nadapat mangsa," kata Indarwati.

Saat kejadian, Indrawati mengaku sudah berada di lantai dua rumahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved