Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor

Geng Motor Marak Lagi di Makassar, Guru Besar Hukum UMI: Polisi Tak Boleh Kalah

Dalam beberapa pekan terakhir sekelompok geng motor kian meresahkan warga Makassar, bahkan mereka nekat menyerang asrama polisi.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
darul/tribun-timur.com
GENG MOTOR - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof La Ode Husen menanggapi maraknya aksi geng motor terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Prof Laode menyebut, polisi tak boleh kalah dari geng motor. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Laode Husen menyebut, polisi tak boleh kalah dari geng motor.

Jajaran kepolisian, dari tingkat kepolisian daerah (Polda), kepolisian resort (Polres) hingga kepolisian sektor (Polsek) harus aktif memberantas geng motor yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas).

Caranya dengan menggencarkan patroli di berbagai wilayah yang dianggap rawan aksi geng motor.

Aksi geng motor meresahkan lagi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) belakangan ini.

Teror dilakukan geng motor ke pemukiman warga.

Bahkan, mereka beraksi dengan senjata tajam, seperti anak panah busur, parang hingga pistol.

“Harus aktif patroli di masing-masing Polres sampai Polsek. Tidak boleh lengah, tidak boleh kalah dari geng motor,” tegasnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (5/5/2026).

Geng motor di Makassar kerap kali beraksi di waktu dini hari hingga waktu subuh.

Tentu warga yang masih beraktivitas di waktu tersebut agak was-was.

Olehnya itu, Prof Laode meminta, polisi meningkatkan patrol di waktu tersebut.

Baca juga: Geng Motor Tebas dan Lindas Pengendara di Jl Pongtiku Makassar, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Tindakan tegas pun harus diambil jika pelaku geng motor membuat onar berujung kriminalitas.

“Tindakan kepolisian harus memberi efek jera,” sebutnya.

Beberapa pelaku geng motor telah ditangkap. Pelaku ada anak di bawah umur.

Olehnya itu, ia menyarankan orangtua dan lingkungan sekitar harus aktif membina anak-anak.

Mereka harus mengawasi anak agar tak sampai terjerumus kepada tindakan kriminal.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved