Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tudang Sipulung Alumni Smada Makassar Bertabur Pejabat, dari Marga Taufiq Hingga Appi

Hadir pula Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, selaku Ketua Harian IKA SMADA Makassar.

Tayang:
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Renaldi Cahyadi
IKA SMADA - Pembukaan Tudang Sipulung Nasional (TSN) II IKA SMA Negeri 2 Makassar berlangsung meriah di Fort Rotterdam, Jumat (22/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi besar lintas angkatan alumni SMAN 2 Makassar yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Pembukaan Tudang Sipulung Nasional (TSN) II IKA SMA Negeri 2 Makassar berlangsung meriah di Fort Rotterdam, Jumat (22/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi besar lintas angkatan alumni SMAN 2 Makassar yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam pembukaan acara tersebut.

Di antaranya Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, yang juga menjabat Ketua Umum IKA Smada Makassar.

Hadir pula Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, selaku Ketua Harian IKA SMADA Makassar.

Selain itu, tampak mantan Pangdam XIV/Hasanuddin Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo yang juga Ketua Panitia TSN II.

Hadir pula sejumlah kepala daerah dan mantan kepala daerah.

Di antaranya Bupati Sinjai Ratnawati Arif, Bupati Luwu Utara Andi Rahim, mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, serta Wakil Bupati Jeneponto Muh Islam Iskandar.

Dalam sambutannya, Marga Taufiq mengaku bangga dapat kembali berkumpul bersama keluarga besar alumni Smada Makassar.

“Saya berdiri di sini bukan sebagai pejabat, tetapi sebagai alumni Smada, sama seperti kita semua yang pernah berlari di lorong-lorong sekolah,” ujarnya.

Ia mengenang masa-masa sekolah yang penuh cerita dan kebersamaan.

Menurutnya, ikatan emosional terhadap almamater tetap terjaga meski para alumni kini berasal dari berbagai profesi dan daerah.

Marga Taufiq juga menjelaskan pemilihan Fort Rotterdam sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri.

Benteng bersejarah tersebut dinilai memiliki filosofi yang sejalan dengan semangat persatuan alumni.

“Benteng ini menjadi simbol bahwa IKA Smada harus menjadi tempat bernaung bagi seluruh alumni,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved