Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Detik-detik RT RW 'Sapu Bersih' Bongkar Muat Veteran Utara

Keterlibatan aparat lingkungan tersebut menjadi bagian penting dalam operasi gabungan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
TERTIB RUANG - Kegiatan apel pelaksanaan kegiatan penertiban mobil angkutan bongkar muat di Jalan Veteran Utara, Kamis (21/5/2026). Sebanyak 50 ditertibkan dan diarahkan ke Terminal Mallengkeri. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR — Pengurus RT dan RW di Kelurahan Wajo Baru dan Kelurahan Gaddong ikut terlibat langsung dalam penertiban aktivitas bongkar muat di Jalan Veteran Utara, Kecamatan Bontoala, Kamis (21/5) malam hingga Jumat (22/5) dini hari.

Keterlibatan aparat lingkungan tersebut menjadi bagian penting dalam operasi gabungan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar untuk menghentikan aktivitas bongkar muat dan penjualan di sepanjang Jalan Veteran Utara yang selama ini memicu kemacetan dan kesemrawutan.

Selain RT dan RW, penertiban juga melibatkan Plt Asisten I Pemkot Makassar, Satpol PP, Polsek, Koramil, Dinas Perhubungan, PD Pasar, PD Terminal, Dinas Perdagangan, Kesbangpol, Bagian Tata Pemerintahan, pihak kecamatan, lurah, serta LPM setempat.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 50 mobil angkutan ditertibkan dan diarahkan untuk kembali beroperasi di Terminal Mallengkeri.

Camat Bontoala, Patahulla, mengatakan keterlibatan RT dan RW diperlukan karena mereka merupakan pihak yang paling memahami kondisi sosial masyarakat dan aktivitas warga di lingkungan setempat.

Menurutnya, pengurus lingkungan memiliki peran penting dalam menyosialisasikan kebijakan pemerintah sekaligus memastikan penertiban berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan di lapangan.

“RT dan RW kita libatkan karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka membantu menyampaikan bahwa mulai malam ini tidak ada lagi aktivitas bongkar muat dan penjualan di Jalan Veteran Utara,” ujarnya.

Patahulla menegaskan seluruh aktivitas bongkar muat kini dipusatkan di Terminal Mallengkeri yang dinilai sudah siap menampung kendaraan dan aktivitas distribusi barang.

Ia mengatakan pemerintah sebelumnya telah memberi waktu kepada PD Terminal untuk melakukan pembenahan fasilitas di kawasan terminal, mulai dari pengaspalan, penerangan, hingga sarana penunjang lainnya.

“Terminal Mallengkeri itu sudah siap. Jadi semua aktivitas bongkar muat diarahkan kembali ke sana,” katanya.

Menurut Patahulla, relokasi sebenarnya pernah dilakukan beberapa waktu lalu.

Namun sebagian pelaku usaha kembali beroperasi di Jalan Veteran Utara karena fasilitas terminal saat itu belum memadai.

Karena itu, pemerintah kembali melakukan penataan dengan melibatkan seluruh unsur, termasuk aparat lingkungan agar kebijakan berjalan efektif.

Ia menambahkan, pengurus RT dan RW tidak hanya hadir saat penertiban berlangsung, tetapi juga akan membantu pengawasan di lingkungan masing-masing agar aktivitas bongkar muat tidak kembali menggunakan badan jalan.

“Kita harapkan RT dan RW ikut mengawasi di wilayahnya supaya aktivitas ini tidak kembali lagi ke Jalan Veteran Utara,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved