Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Geng Motor di Makassar

Ternyata Ada Mahasiswa Anggota Geng Motor Pembacok Bocah 13 Tahun Makassar

Mahasiswa ditangkap kasus penyerangan bocah 13 tahun di Makassar menggunakan senjata tajam

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
Saat Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana (kedua dari kiri) didampingi Kasat Reskrim AKBP Devi Sujana dan Kasi Humas Kompol Wahiduddin serta Kasi Propam Kompol Ramli, menampilkan barang bukti lima pelaku pembacokan bocah 13 tahun di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Selasa (12/5/2026). 

AF pun memberitahu ke teman-temannya lalu berpesta miras.

Usai berpesta miras, mereka pun melakukan penyerangan di lokasi berbekal senjata tajam.

"Sebelumnya sudah minum-minuman keras, ini biasanya minum ballo. Lalu bersepakat untuk melakukan aksi penyerangan dengan bawa parang, bawa busur, semua itu," bebernya.

Saat ini, polisi masih memburu dua terduga pelaku lainnya yang masih buron.

Untuk ke lima pelaku, sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik.

"Para pelaku, kami kenakan pasal 80 jo pasal 76 ayat (c) UU No 35/2014 tentang perubahan uu 23/2022 tentang Perlindungan Anak dan pasal 262 UU 1/2023 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Teror kawanan geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tak kunjung usai.

Kali ini, bocah 13 tahun berinisial H, harus terbaring di rumah sakit akibat serangan brutal mereka.

Penyerangan pelaku kejahatan jalanan itu terjadi di Jl Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Minggu (10/5/2026) dini hari.

Tepatnya di ruas jalan antara Kelurahan Maradekaya dan Kelurahan Maradekaya Selatan.

Dalam rekaman CCTV di lokasi, terlihat kawanan geng motor tiba dengan mengendarai beberapa motor.

Mereka datang sambil menggeber-geber suara knalpot brong yang digunakan pada motornya.

Kehadiran geng motor itu, membuat sejumlah remaja dan pemuda yang tengah nongkrong di pinggir jalan, kocar-kacir menyelamatkan diri.

Namun nahas, satu diantaranya inisial H (13) terjatuh dan menjadi sasaran pelaku geng motor.

Korban yang terjatuh tampak ditebas pelaku menggunakan parang berkilau mirip katanya atau pedang samurai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved