Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Geng Motor Kembali Berulah di Makassar, Titik Rawan Diawasi CCTV

Peristiwa tersebut menghebohkan warga lantaran para pelaku disebut menggunakan senjata api saat melakukan penyerangan.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
CCTV BONTOALA - Camat Bontoala Patahulla menjelaskan rencana penambahan CCTV dan penguatan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan di Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi geng motor kembali meresahkan warga Kota Makassar. Salah satu kejadian terbaru terjadi di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Jumat (1/5/2026) lalu.

Peristiwa tersebut menghebohkan warga lantaran para pelaku disebut menggunakan senjata api saat melakukan penyerangan.

Merespons maraknya aksi geng motor dan gangguan keamanan di wilayahnya, Camat Bontoala Patahulla mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kota Makassar untuk menambah CCTV di sejumlah titik rawan.

Hal itu disampaikan Patahulla saat ditanya mengenai langkah pemerintah kecamatan dalam mengantisipasi aksi geng motor, termasuk kemungkinan penguatan siskamling hingga pemasangan kamera pengawas.

“Iya,” jawab Patahulla saat disinggung terkait kejadian penyerangan geng motor di Jalan Langgau.

Ia mengatakan, sejumlah laporan terkait gangguan keamanan sebelumnya juga telah diterima dari Lurah Baraya, pengurus RW, hingga pihak kepolisian.

“Jadi ada beberapa kejadian yang kemarin juga dilaporkan oleh Lurah Baraya dan RW-nya, termasuk Pak Wakapolsek juga sampaikan ke saya,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kecamatan Bontoala meminta patroli keamanan terus ditingkatkan, termasuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda atau siskamling warga.

“Saran tindak lanjutnya itu tetap dilakukan patroli, kegiatan patroli, termasuk kegiatannya RW/RT setiap malam untuk melakukan posko keamanan,” ujarnya.

Menurut Patahulla, kegiatan posko keamanan lingkungan sejauh ini masih berjalan di sejumlah wilayah.

RT/RW disebut rutin berjaga hingga malam hari bersama unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Jadi kegiatan siskamling yang memang selama ini masih aktif itu lurah, RW, RT mengadakan posko sampai jam 10 malam, jam 11 malam. Termasuk dari pihak Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihak kecamatan juga mengarahkan Satpol PP untuk ikut melakukan patroli pada jam-jam tertentu.

Di sisi lain, pengawasan melalui CCTV juga mulai diperkuat.

Patahulla mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo terkait pemasangan CCTV baru di beberapa area yang kerap menjadi lokasi perang kelompok maupun lintasan geng motor.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved