Headline Tribun Timur
Harga Aspal Meroket 53 Persen
Di Sulawesi Selatan, lonjakan harga aspal hingga 53 persen datang di waktu yang tidak sederhana. Kontraktor sudah merasakan tekanan lebih dulu.
“Kalau pagunya harus kita lihat secara detail bagaimana secara regulasi. Apakah bisa kita gunakan maksimal 10 persen adanya kenaikan ini, tapi kan harus merujuk kembali lagi aturan,” katanya.
Artinya, ruang penyesuaian tidak sepenuhnya bebas.
Ada batas, ada ketentuan, dan ada konsekuensi.
Ketika celah itu makin sempit, pilihan lain mulai muncul ke permukaan.
“Kalaupun aturan itu susah memberikan kenaikan, kemungkinan revisi gambar. Karena ini bukan kemauan kita. Memang keadaan dunia yang lagi kurang bersahabat,” katanya.
Revisi gambar bukan sekadar istilah teknis.
Di dalamnya ada kemungkinan pengurangan panjang jalan, penyesuaian spesifikasi, atau perubahan skala pekerjaan.
Di sinilah pembangunan diuji.
Antara menjaga kualitas atau menyesuaikan kuantitas.
Andi Ihsan menegaskan, kualitas tetap menjadi prioritas.
Jalan yang dibangun harus tetap memenuhi standar.
“Ya itu utama itu, kualitas. Kalau kuantitas nantinya jumlahnya dengan adanya keadaan dunia yang tidak baik pasti berpengaruh kuantitas,” ujarnya.
Fenomena ini juga tidak berdiri sendiri.
Kenaikan harga aspal disebut sebagai bagian dari dinamika global yang berdampak hingga ke daerah.
Apa yang sebelumnya terasa jauh—gejolak ekonomi dunia—kini hadir dalam bentuk sangat nyata: biaya proyek yang membengkak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-Ruas-Pallangga-Sapaya-Batas-Jeneponto-usai-diaspal-2321.jpg)