Harga Aspal Naik 50 Persen, Dosen Universitas Negeri Makassar Bandingkan Aspal dan Beton
Meski demikian, aspal tetap digunakan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan jalan.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kenaikan harga aspal hingga 50 persen memicu kekhawatiran di sektor pembangunan infrastruktur jalan.
Harga aspal yang sebelumnya berkisar Rp13.000–Rp15.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp24.000–Rp33.000 per kilogram.
Pengamat transportasi dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Qadriathi, menilai lonjakan harga tersebut berpotensi memengaruhi pilihan material perkerasan jalan.
Menurutnya, tren penggunaan beton saat ini mulai meningkat, termasuk di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar dan wilayah provinsi.
Meski demikian, aspal tetap digunakan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan jalan.
“Sekarang mulai banyak yang pakai beton, tapi bukan berarti aspal ditinggalkan. Semua tergantung fungsi dan kondisi jalan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Qadriathi menjelaskan, beton memiliki keunggulan dari sisi ketahanan.
Material ini lebih kuat menahan beban kendaraan berat, lebih awet, serta membutuhkan perawatan yang relatif minim.
Beton juga dinilai lebih tahan terhadap perubahan cuaca.
Namun, penggunaan beton memiliki kekurangan, terutama pada proses pengerjaan yang lebih lama karena memerlukan pembesian dan tahapan konstruksi yang kompleks.
Dampaknya, proyek jalan beton kerap memicu kemacetan selama pengerjaan, seperti yang pernah terjadi di kawasan Antang, Makassar.
Selain itu, permukaan beton menghasilkan tingkat kebisingan lebih tinggi dibanding aspal.
Sebaliknya, lanjut Dosen Fakultas Teknik UNM ini, aspal unggul dari sisi kenyamanan dan fleksibilitas.
Permukaannya lebih halus sehingga memberikan kenyamanan berkendara dengan getaran yang minim.
Proses pengerjaannya juga lebih cepat dan perbaikannya relatif mudah melalui metode tambal sulam.
| Nasib Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Sulsel Setelah Harga Aspal Naik 50 Persen |
|
|---|
| AABI Soroti Dampak Harga Aspal dan Material Konstruksi Naik, Proyek Infrastruktur Terancam |
|
|---|
| Harga Aspal Naik 50 Persen, Kontraktor di Sulsel Meradang |
|
|---|
| Harga Aspal di Sulsel Naik Lebih 50 Persen, Proyek Jalan Terancam Molor |
|
|---|
| Perempuan Bugis Seperti Apa? dan Pentingnya Membaca Secara Feminis! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251105-Dosen-Fakultas-Teknik-UNM-Dr-Qadriathi.jpg)