Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nasib Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Sulsel Setelah Harga Aspal Naik 50 Persen

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan, mengakui adanya kenaikan harga aspal dirasakan kontraktor proyek jalan.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Ist
HARGA ASPAL - Proyek perbaikan jalan di Ruas Aroepala, Kota Makassar. Harga aspal sedang melonjak tajam saat Pemprov Sulsel kerjakan paket jalan senilai Rp 3,7 Triliun 

Ringkasan Berita:
  • Harga aspal di Sulawesi Selatan melonjak hingga lebih dari 50 persen, dipicu kenaikan BBM industri dan gejolak global. 
  • Kondisi ini berdampak pada proyek multiyears jalan senilai Rp3,7 triliun yang tengah dijalankan Pemprov Sulsel
  • Meski begitu, pemerintah masih menunggu regulasi pusat sebelum mengambil langkah penyesuaian.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Harga aspal naik hingga 50 persen.

Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sedang jalankan proyek multiyears perbaikan jalan senilai Rp 3,7 Triliun dari 5 paket berbeda

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan, mengakui adanya kenaikan harga aspal dirasakan kontraktor proyek jalan.

"Kalau sekarang memang ada kenaikan aspal maupun BBM industri. Lumayan kenaikannnya. Ini kami sudah rapatkan, tinggal kita menunggu bagaimana regulasi dulu dari pusat," kata Andi Ihsan saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (6/5/2026) sore.

Andi Ihsan menyebut Pemprov belum mengambil langkah dalam menyikapi naiknya harga aspal ini.

Kenaikan harga aspal ini sudah disuarakan kontraktor jalan.

Baca juga: Harga Aspal Naik 50 Persen, Kontraktor di Sulsel Meradang

Namun Pemprov masih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

"Kalau pagunya harus kita lihat secara detail bagaimana secara regulasi. Apakah bisa kita gunakan maksimal 10 persen adanya kenaikan ini, tapikan harus merujuk kembali lagi aturan," kata Andi Ihsan.

"Kalaupun aturan itu susah memberikan kenaikan, kemungkinan revisi gambar . Karena ini bukan kemauannya kita. Memang keadaan dunia yang lagi kurang bersahabat," lanjutnya.

Kondisi ini disebutnya bukan hanya dialami Pemprov Sulsel.

Proyek jalan secara nasional pun cukup terdampak.

Meski begitu, Andi Ihsan memastikan proyek jalan tetap berlanjut.

Kualitas jalan tetap diutamakan meski harga aspal melonjak.

"Ya itu utama itu, kualitas. Kalau kuantitas nantinya jumlahnya dengan adanya keadaan dunia yang tidak baik psti berpengaruh kuantitas," katanya.

Sementara itu, pengusaha jasa konstruksi  telah merasakan dampak kenaikan harga itu.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved