Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

AABI Soroti Dampak Harga Aspal dan Material Konstruksi Naik, Proyek Infrastruktur Terancam

Zulkarnain Arief, menegaskan kenaikan harga aspal sudah di luar kendali pelaku usaha konstruksi

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com
ASPAL NAIK - Ketua Umum Dewan Pengawas AABI, Zulkarnain Arief. Ia menilai kenaikan harga aspal terjadi bukan lagi fluktuasi normal, melainkan sudah di luar kendali pelaku usaha konstruksi. 

Ia menjelaskan, sektor konstruksi jalan memiliki efek berganda (multiplier effect) yang signifikan.

Mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan kontraktor lokal, hingga keberlanjutan usaha kecil sebagai subkontraktor.

Risiko Sengketa Kontrak

Selain potensi terhentinya proyek, lonjakan harga juga membuka risiko sengketa antara kontraktor dan pemerintah sebagai pemberi kerja.

Dalam banyak kasus, pejabat pembuat komitmen (PPK) belum dapat mengambil keputusan karena belum adanya payung hukum terkait kondisi kahar ini.

AABI menilai, tanpa kebijakan resmi dari pemerintah, kontrak-kontrak yang sedang berjalan rawan menjadi temuan audit maupun konflik hukum di kemudian hari.

Desakan Kebijakan Pemerintah

Untuk mengatasi situasi ini, AABI mendesak pemerintah segera mengambil langkah strategis.

Antara lain menetapkan kondisi kenaikan harga sebagai keadaan kahar, menerbitkan petunjuk teknis penanganannya, serta memberikan ruang penyesuaian harga atau kompensasi dalam kontrak.

“Kami berharap pemerintah segera hadir memberikan kepastian hukum, agar proyek tetap berjalan dan pembangunan infrastruktur tidak terganggu,” ujar Zulkarnain.

Lonjakan harga ini sendiri dipicu oleh dinamika global, termasuk kenaikan harga minyak dunia yang melonjak hampir 79 persen, serta dampak geopolitik seperti konflik di kawasan Teluk.

Jika tidak segera ditangani, tekanan biaya konstruksi dikhawatirkan tidak hanya menghambat proyek berjalan, tetapi juga mengganggu target pembangunan infrastruktur nasional secara keseluruhan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved