2.181 Personel Gabungan Dikerahkan Jaga Makassar Tetap Kondusif Peringatan Hari Buruh
Dari 2.181 personel yang terlibat terdiri dari, 932 personel Polda Sulsel dan 1.049 personel dari Polres jajaran.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 2.181 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Makassar, Jumat (1/5/2026).
- Kesiapan itu ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolda Sulsel yang dipimpin Kombes Pol Muhammad Ridwan.
- Personel terdiri dari Polda Sulsel, Polres jajaran, serta dukungan TNI dan instansi terkait.
- Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dengan pendekatan profesional dan humanis.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 2.181 personel gabungan disiagakan mengawal unjuk rasa Hari Buruh International (May Day) di Makassar, Sulsel, Jumat (1/5/2026).
Mereka telah mengikuti apel gelar pasukan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (30/4/2026).
Apel dengan sandi Operasi Kontigensi Aman Nusa I dipimpin Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan.
Dari 2.181 personel yang terlibat terdiri dari, 932 personel Polda Sulsel dan 1.049 personel dari Polres jajaran.
Turut diperkuat oleh 200 personel dari instansi terkait.
TNI 100 personel, Satpol PP Sulsel 60 personel, Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel 30 personel, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar sebanyak 10 personel.
Baca juga: 1.200 Personel Gabungan Siaga Aksi May Day 2026 di Makassar
Kombes Muhammad Ridwan menyampaikan, bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan seluruh personel dan sarana prasarana pendukung dalam rangka menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
"Khususnya pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional," ujarnya.
Situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan saat ini dalam keadaan aman dan terkendali.
"Namun seluruh personel diingatkan untuk tetap waspada dan profesional dalam pelaksanaan tugas guna menjaga stabilitas keamanan," tegasnya.
Sebelumnya, Polda Sulsel juga telah melaksanakan Tactical Wall Game (TWG).
TWG itu dianggap sebagai bagian dari langkah strategis dalam mengantisipasi potensi konflik sosial pada rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa selama bulan Mei 2026.
Kegiatan itu menitikberatkan pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
TWG diikuti Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Hartoyo, serta para Pejabat Utama Polda Sulsel.
Diharapkan seluruh jajaran Polda Sulsel semakin siap dalam menjaga stabilitas keamanan serta mampu memastikan setiap aksi unjuk rasa dapat berlangsung secara tertib, aman, dan kondusif.
| Apa Hubungannya PPPK Belum Gajian? Polda Sulsel Larang Suporter Nonton Laga PSM vs Bhayangkara |
|
|---|
| Libur Mei 2026: ASN Hanya Setengah Bulan Berkantor |
|
|---|
| 1.200 Personel Gabungan Siaga Aksi May Day 2026 di Makassar |
|
|---|
| PSM Makassar Tanpa Suporter Jamu Bhayangkara FC, Sekjen Red Gank: Sangat Merugikan |
|
|---|
| Viral Surat Polda Sulsel Larang Suporter Nonton Laga PSM Makassar vs Bhayangkara FC, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-04-30-Brimob-Polda-Sulsel-berdiri-di-samping-kendaraan-taktis.jpg)