Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Investasi Makassar Naik Daun

Ini artinya ada perubahan gaya hidup: masyarakat mulai butuh hunian vertikal, fasilitas MICE, dan hiburan modern.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Tribun-timur.com
HARGA BBM - Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Abdul Muttalib Hamid. 

Daripada beli rumah tapak Rp5-Rp8 miliar di lokasi premium, pasar mulai bergeser ke apartemen di kisaran Rp1,5-Rp3 miliar yang menawarkan fasilitas lengkap dan akses strategis.

Kedua, pertumbuhan sektor MICE dan pariwisata.

Makassar sekarang makin sering jadi tuan rumah event nasional dan internasional.

Ini menciptakan kebutuhan akan hunian jangka pendek hingga menengah, yang otomatis mengangkat permintaan apartemen.

Supaya iklim investasi Makassar terus melaju, ada beberapa hal yang menurut saya penting.

Pertama, perizinan satu pintu yang benar-benar cepat. 

Pengembang besar biasanya paling khawatir dengan timeline yang molor karena urusan RDTR, IMB, atau PBG.

Makassar sudah punya Mall Pelayanan Publik (MPP), tapi perlu standar waktu yang jelas, misalnya 30 hari selesai.

Kalau konsisten, investor berikutnya akan ikut masuk.

Kedua, konsistensi tata ruang di kawasan.

Jangan sampai skyline-nya acak.

Perlu panduan tinggi bangunan, desain fasad, dan konsep waterfront yang jelas agar kawasan ini punya identitas dan nilai jual tinggi.

Ketiga, integrasi transportasi.

Ke depan, perlu solusi seperti shuttle yang terhubung ke mal, hotel, hingga bandara, bahkan opsi water taxi melalui kanal.

Akses yang mudah akan langsung berdampak pada kenaikan nilai properti.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved