Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

3 Kelurahan Pesisir Tallo Masuk Zona Rawan Krisis Air Bersih

Asesmen tersebut akan melibatkan berbagai unsur di tingkat wilayah, mulai dari lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga RT dan RW

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
KEKERINGAN - Camat Tallo Andi Husni menyampaikan pengarahan dalam acara apel pagi rutin di halaman depan kantor Kecamatan Tallo, Maret 2026. Andi Husni menyusun strategi menghadapi dampak kemarau panjang. 

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah kecamatan mempertimbangkan pembangunan sumur bor di sejumlah titik.

Namun, upaya tersebut seringkali menghadapi kendala, terutama terkait tingginya biaya serta persoalan legalitas lahan.

“Banyak bantuan sebenarnya yang mau masuk, tetapi sering terkendala masalah alas hak lahan,” ungkapnya.

Dalam upaya penanganan ke depan, pihak kecamatan juga berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus serta menyusun standar operasional prosedur (SOP) penanganan kekeringan.

SOP tersebut akan mengatur mekanisme pelaporan hingga distribusi bantuan air bersih kepada warga.

Andi Husni menjelaskan, alur pengaduan akan dimulai dari RT dan RW yang melaporkan kebutuhan air ke Posko Komando.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan kepada PDAM untuk dilakukan penyaluran air bersih ke lokasi terdampak.

“Nanti dibuat SOP yang jelas, termasuk alur pengaduan. Jadi ketika ada wilayah yang butuh air, bisa langsung ditindaklanjuti dengan cepat,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga akan menggelar simulasi tanggap bencana kekeringan dengan melibatkan seluruh kelurahan di Kecamatan Tallo serta wilayah sekitarnya.

Simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Andi Husni menegaskan bahwa pihaknya cukup optimistis dapat menghadapi musim kemarau tahun ini. Ia menyebut pengalaman menghadapi kekeringan pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bekal penting dalam menyusun strategi penanganan yang lebih baik.

“Setiap tahun kita hadapi situasi seperti ini. Dari pengalaman itu, kita belajar bagaimana mengantisipasi dan meminimalkan dampaknya,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved