TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah pensiun sebagai aparatur sipil negara, Basir memilih tetap mengabdi.
Bukan lagi dari balik meja pemerintahan, melainkan langsung di tengah masyarakat sebagai Ketua RW 008 Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.
“Kembali mengabdi kepada warga,” kata Basir saat menceritakan alasannya mengemban amanah sebagai ketua RW, Kamis (23/4/2026).
Basir merupakan pensiunan ASN Pemerintah Kota Makassar yang resmi mengakhiri masa tugas pada April 2021.
Jabatan terakhirnya adalah Lurah Banta-Bantaeng.
Sebelum pensiun, ia memiliki pengalaman panjang di birokrasi.
Selama kurang lebih 16 tahun, Basir dipercaya memimpin sejumlah kelurahan di Kota Makassar.
Beberapa wilayah yang pernah dipimpinnya yakni Panambungan, Lette, Mattoanging, Mappala, hingga Banta-Bantaeng.
Kini, pengalaman itu ia bawa untuk menata lingkungan tempat tinggalnya sendiri.
RW 008 yang dipimpinnya memiliki enam RT dengan jumlah warga hampir 300 kepala keluarga.
Menurut Basir, fokus utama yang langsung dikerjakannya adalah persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah.
“Kegiatan utama kami sekarang bagaimana wilayah ini bersih dari persoalan sampah,” ujarnya.
Ia bersama para ketua RT terus mengedukasi warga agar membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dan nonorganik.
Sampah yang sudah dipilah kemudian diarahkan ke TPS3R untuk dikelola.
Selain itu, kerja bakti rutin digelar setiap pekan dengan melibatkan warga dan seluruh pengurus RT.
Basir menilai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil.
Kondisi lingkungan perlahan semakin tertata, meski pembinaan kepada warga tetap harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai bagus. Tapi pembinaan tetap jalan terus,” katanya.
Selain fokus pada kebersihan, Basir juga menyiapkan program urban farming di wilayahnya.
Program itu berupa pemanfaatan lahan kosong menjadi kebun perkotaan yang ditanami sayur-sayuran, tanaman obat, dan buah yang cepat panen.
Ia berharap program tersebut dapat membantu kebutuhan pangan warga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Kalau ini berhasil, warga tidak susah lagi cari sayur. Bahkan kalau bisa hasilnya dibagikan gratis,” ujarnya.
Sebagai warga asli Panambungan, Basir mengaku memiliki tanggung jawab moral membangun kampung halamannya.
“Saya lahir di sini, besar di sini, dan tinggal di sini sampai sekarang. Jadi sekarang waktunya berbuat untuk kampung sendiri,” ucapnya.
Profil Singkat:
Nama: Basir
Jabatan: Ketua RW 008 Kelurahan Pannambungan
Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 5 April 1963
Alamat: Jalan Rajawali Lorong 13 A 116
Pendidikan: S1 Sospol Universitas Sawerigading
Pekerjaan: Ketua RW pensiunan ASN
Hobi: Olahraga
Jumlah penduduk: 300 KK