Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

‎Lurah Pannambungan Bagikan Ember Organik Ke Warga, Minta RT/RW Kawal Program Pilah Sampah

‎Menurutnya, langkah utama dalam pengelolaan sampah adalah membangun kesadaran warga agar mampu memilah sampah secara mandiri.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
PILAH SAMPAH - Lurah Panambungan Andi Tenri Leleang membagikan ember organik kepada warga di wilayahnya sebagai sarana pengelolaan sampah terpadu, Selasa (21/4/2026).  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lurah Pannambungan Andi Tenri Leleang membagikan ember organik kepada warga sebagai bentuk dorongan agar masyarakat mulai terbiasa memilah sampah dari rumah.

‎Pembagian ember tersebut dilakukan saat Andi Tenri turun langsung menyambangi rumah-rumah warga di Kelurahan Pannambungan, Selasa (21/4/2026).

‎Menurutnya, langkah utama dalam pengelolaan sampah adalah membangun kesadaran warga agar mampu memilah sampah secara mandiri.

‎Ia menegaskan, edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar kebiasaan memilah sampah bisa tertanam di tengah masyarakat.

‎"Kita terus edukasi, terus sosialisasi supaya warga terbiasa memilah sampah. Itu yang selalu kita jalankan," ujarnya.

‎Andi Tenri menjelaskan, pembagian ember organik bukan berarti seluruh warga akan langsung menerima bantuan serupa, melainkan sebagai contoh sederhana agar masyarakat termotivasi menyiapkan wadah pemilahan sampah di rumah masing-masing.

‎"Kita kasih contoh supaya lebih semangat. Nanti warga lihat bahwa model seperti ini bisa diterapkan di rumah," katanya.

‎Ia juga menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak perubahan perilaku warga. 

‎Menurutnya, RT/RW harus lebih dulu memberi contoh sebelum meminta masyarakat melakukan hal yang sama.

‎"RT dan RW harus terapkan dulu pemilahan sampah. Kalau mereka sendiri tidak lakukan, bagaimana mau mengajak warga," jelasnya.

‎Karena itu, program pemilahan sampah di Pannambungan diawali dari lingkungan RT/RW, kemudian diperluas secara bertahap ke seluruh warga.

‎Selain mendorong perubahan perilaku, Kelurahan Pannambungan juga didukung fasilitas TPS-3R yang selama ini dimanfaatkan untuk mengelola berbagai jenis sampah.

‎Di lokasi tersebut tersedia pengolahan maggot, biopori, teba modern, eco enzyme, hingga komposter untuk sampah organik. Sementara sampah plastik dikumpulkan sebelum dijemput pengelola bank sampah.

‎Andi Tenri mengatakan, tujuan utama program tersebut adalah mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‎"Intinya bagaimana sampah berkurang ke TPA. Kalau warga sudah terbiasa memilah, nanti lebih mudah lagi kita ajarkan cara pengolahannya," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved