Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengamat Transportasi Nilai Sulsel Butuh Radial Road

Komisi V DPR RI mendorong adanya perhatian terhadap infrastruktur jalan nasional di Sulsel.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
JALAN SULSEL - Potret Gerbang Tol Tallo Barat. Komisi V DPR RI Mendorong penambahan jalan tol di Sulsel. Pengamat Transportasi Prof Lambang Basri menilai dibutuhkan pembangunan Radial Road 

Padahal menurutnya infrastruktur jalan harus dipastikan terdepan sebelum membangun gedung atau layanan lainnya.

"kita lihat wilayah yang bagus. Jalan dulu diformulasi baru membangun. Disini bangun stadion, mall, sekolah. Kalau kita tidak bangun dulu, macetpi jalan baru dipikir. Itu namanya reaktif. Jadi jalan itu roda perekonomian terdepan," kata Guru Besar Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Selain itu, Prof Lambang Basri juga menilai pertimbangan pembangunan jalan perlu diubah. 

Jumlah penduduk bukan jadi faktor utama terhadap pembangunan jalan.

Namun rasio panjang jalan, luas wilayah dan jumlah kendaraan merupakan pertimbangan utama.

"Cara rasiokannya itu berapa jumlah panjang ruas jalan terhadap luas wilayah itu sangat kurang, yang kedua adalah perkembangan panjang jalan juga sangat kurang dibanding perkembangan jumlah kendaraan," kata Prof Lambang Basri.

"Itu sebetulnya dasar awal didalam mengajak orang untuk investasi, membangun untuk layanan masyarakat dan seterusnya," lanjutnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong pemerintah pusat untuk menambah pembangunan jalan tol di Susel.

Pasalnya, panjang jalan tol di wilayah tersebut saat ini dinilai masih sangat minim.

“Tidak hanya saat lebaran, di hari biasa pun kemacetan sudah menjadi persoalan serius di Sulawesi Selatan,” kata Andi Iwan kepada wartawan Jumat (17/4/2026).

Selain minimnya jalan tol, Andi juga menyoroti kondisi ruas jalan utama Makassar –Parepare yang menjadi penghubung vital antarwilayah di Pulau Sulawesi.

Ia menyebut, jalan tersebut hampir 24 tahun tidak mengalami peningkatan signifikan.

Menurutnya, selama ini penanganan hanya sebatas pemeliharaan rutin tanpa rekonstruksi menyeluruh.

Bahkan, anggaran yang sempat dialokasikan sebelumnya disebut tidak terserap sehingga proyek peningkatan jalan tidak berjalan.

 


Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved