Tribun RT RW
Tak Sekadar Bersih-Bersih, Program Ismail Mooduto Perkuat Silaturahmi Warga Batua Makassar
Program ini menjadi inisiatif utama sejak Ismail diamanahkan sebagai Ketua RW 013 oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Inilah sosok Ismail Mooduto, Ketua RW 13 Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Makassar, dengan cerita sederhana di tengah warga.
Ia membangun kekompakan melalui gerakan “Nyapu Sambil Nyapa”.
Program ini menjadi inisiatif utama sejak Ismail diamanahkan sebagai Ketua RW 013 oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Tanpa menunggu lama, ia langsung bergerak menjalankan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tagline kepemimpinan “MULIAKI, KOMPAK, & PEDULI WARGANYA”.
“Alhamdulillah, setelah diamanahkan, saya langsung menjalankan tugas pengabdian ke masyarakat,” ujar Ismail.
Melalui program “Jumat Bersih”, warga diajak membersihkan lingkungan selama kurang lebih 15 menit di depan rumah masing-masing.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 Wita, dengan konsep sederhana, yakni menyapu sambil menyapa tetangga.
Bagi Ismail, gerakan ini bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi sosial warga.
Ia melihat kehidupan perkotaan sering kali membuat hubungan antar tetangga menjadi renggang karena kesibukan masing-masing.
“Kadang kita ini bertetangga, tapi jarang ketemu karena aktivitas. Lewat ‘nyapu sambil nyapa’, kita bangun kembali silaturahmi itu,” jelasnya.
Selain Jumat Bersih, Ismail juga menggagas kegiatan senam sehat bersama yang rutin digelar setiap bulan, tepatnya pada minggu pertama dan ketiga setiap hari Sabtu.
Kegiatan ini melibatkan warga dan para ketua RT, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan lintas generasi.
Di sisi lain, RW 13 Batua juga aktif mengawal berbagai program Pemerintah Kota Makassar.
Program tersebut mencakup pengolahan sampah berbasis eco-enzyme dan pengembangan urban farming di lingkungan warga.
Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah, sayur, gula, dan air.
| Waspada TPS Liar, Camat Biringkanaya Kerahkan RT/RW dan Linmas Jaga Titik Rawan |
|
|---|
| Talasalapang Jadi Target Pembuangan Sampah Oknum Warga, Camat Kerahkan Lurah dan RT RW |
|
|---|
| Biringkanaya-Rappocini Siaga! 2 Camat Makassar Murka Wilayahnya Darurat Sampah Liar |
|
|---|
| Camat: 1 Jam Sampah Ujung Tanah Sudah Harus Terangkut |
|
|---|
| Suasana Warga Antre Setor Sampah Nonorganik di BSU Makkio Baji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ismail-Mooduto-2026-66.jpg)