Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mau Seperti Mischka Aoki? Prof Adlin Sila Tekankan Pentingnya Personal Branding

Ia membagikan tips jitu agar pelajar Indonesia bisa menembus beasiswa internasional.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
NGOVI TRIBUN - Tangkapan layar podcast Ngobrol Virtual Tribun Timur dengan tema Profesor Makassar di Balik Suksesnya Mischka Aoki pada Kamis (16/4/2026). Host Tribun I Luh Devi mengulas perjalan Aoki saat dibimbung Prof Adlin Sila. (Sumber: tribun timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Kuliah di kampus top global bukan lagi sekadar mimpi bagi pelajar di Sulawesi Selatan.

Prof Muhammad Adlin Sila, pakar antropologi sekaligus pendidik.

Ia membagikan tips jitu agar pelajar Indonesia bisa menembus beasiswa internasional.

Belajar dari keberhasilan Mischka Aoki yang diterima di Oxford dan Stanford, Prof Adlin menekankan pentingnya tiga hal utama.

Diantaranya kemampuan bahasa Inggris, prestasi akademik/riset, dan yang tak kalah penting adalah Personal Branding.

"Jangan ragu menggunakan media sosial untuk hal positif. Mischka adalah contoh bagaimana dia membangun personal branding sebagai influencer yang gemar membagi tips belajar. Itu bukan riya, tapi Tahadduts bin Ni'mah atau mensyukuri nikmat," jelas Prof Adlin dalam wawancara eksklusif bersama Tribun Timur, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, pemberi beasiswa luar negeri tidak hanya melihat nilai di atas kertas saja.

Melainkan juga dampak sosial yang bisa diberikan oleh sang calon mahasiswa.

Selain itu, Prof Adlin mendorong para pelajar, termasuk dari sekolah agama seperti Madrasah Aliyah, untuk memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

"Saya sendiri adalah lulusan MAN 1 Makassar. Dulu saya bersaing dengan lulusan SMA-SMA favorit di Indonesia untuk dapat beasiswa ke Australia.

Kuncinya adalah percaya diri saat wawancara dan tunjukkan niat tulus untuk memperbaiki masyarakat setelah lulus nanti," tuturnya.

Ia pun berpesan agar pelajar mulai melatih kemampuan menulis standar akademik internasional sejak dini.

Keberadaan artikel ilmiah yang terbit di jurnal internasional akan menjadi tiket emas bagi para pemburu beasiswa ke negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, dan Australia.

Menurut Adlin, ia menyusun riset budaya dengan Mischka.

Riset itu diberi judul “Redefining Women in Politics: Woman, Culture, and the Stories That Shape Leadership”.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved