Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

WFH ASN

WFH di Makassar, Antrean SPBU Ratulangi Normal

Padahal, pekan lalu, saat adanya isu kenaikan harga BBM, SPBU ramai dipadati motor dan mobil.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Ansar
Tribun-timur.com/Rudi Salam
EFEK WFH - Antrean di SPBU 74.901.15 Jalan Ratulangi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpantau normal, Jumat (10/4/2026). Normalnya antrean bertepatan dengan WFH perdana di Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.901.15 Jalan Ratulangi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpantau normal, Jumat (10/4/2026).

Pantauan Tribun-Timur.com Jumat pukul 14.30 Wita, antrean tidak terlalu padat, seperti beberapa hari belakangan.

Padahal, pekan lalu, saat adanya isu kenaikan harga BBM, SPBU ramai dipadati motor dan mobil.

Tampak hanya ada 4 motor dan 11 mobil yang antre mengisi BBM di SPBU tersebut.

Salah satu pengendara motor, Dandi mengakui adanya perubahan antrean di SPBU Ratulangi tersebut.

“Minggu lalu itu ramai semua SPBU di Makassar, tapi saya lihat ini sudah kembali normal,” kata Dandi, mengenakan kemeja abu-abu kepada Tribun-Timur.com.

Normalnya antrean di SPBU bertepatan dengan hari pertama Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

WFH sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pola kerja fleksibel satu hari dalam sepekan.

Kebijakan ini diambil untuk efisiensi energi di tengah dinamika global, khususnya Timur Tengah yang masih memanas.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) dalam kondisi aman.

Stok yang ada dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, di tengah dinamika situasi berkembang saat ini.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah melakukan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di atas rata-rata dari kebutuhan normal harian.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi dan antrean.

Meskipun pasokan telah ditingkatkan secara signifikan, Pertamina mencermati masih adanya antrean di beberapa SPBU.

Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan dinilai tidak wajar, mengingat tambahan stok telah disalurkan di atas kebutuhan normal harian.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved