Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Danantara Investasi Rp3 Triliun di Makassar, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (55) memastikan keterlibatan Danantara dalam proyek tersebut.

|
Tribun-timur.com/Faqih Imtiyaaz
PSEL MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat berjabat tangan dengan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq di sela-sela pertemuan di Rujab Gubernur Sulsel pada Sabtu (4/4/2026) siang. Appi sapaannya bersepakat dengan kementerian PSEL berada di TPA Tamangapa. Proyeknya segera dimulai dengan keterlibatan investasi Danantara.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Danantara menggelontorkan investasi senilai Rp3 triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Makassar.

Proyek ini ditarget mengolah 1.000 ton sampah per hari.

Dari kapasitas tersebut, energi listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai 20 hingga 25 megawatt.

"Nilai investasi kurang lebih Rp3 triliun," kata Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin (50) di Gubernuran, Jl Sungai Tangka, Makassar, Sabtu (4/4/2026).

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (55) memastikan keterlibatan Danantara dalam proyek tersebut.

Menurutnya, proyek ini arahan Presiden Prabowo Subianto (74).

"Investasi ini sesuai arahan Presiden ditangani Danantara, termasuk subsidi pembelian listriknya," ujarnya.

Menteri Hanif menegaskan proyek PSEL ini berada di bawah kendali Danantara dan tidak melibatkan pengelolaan swasta.

Ia mengingatkan kondisi pengelolaan sampah di Indonesia saat ini dalam situasi darurat.

Proyek PSEL Makassar bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pengelolaan sampah berbasis energi.

Lokasinya di kawasan TPA Tamangapa setelah sebelumnya direncanakan di Tamalanrea.

Perubahan lokasi dilakukan setelah melalui evaluasi pemerintah.

Appi menegaskan produksi sampah di Makassar saat ini sekira 800 ton per hari.

Jumlah tersebut belum mencukupi untuk kebutuhan operasional pembangkit secara maksimal.

Karena itu, Pemkot Makassar menggandeng Kabupaten Gowa dan Maros untuk menambah pasokan sampah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved