Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSBM XXVI

Sejarah Merantau Orang Bugis-Makassar, dari Konflik Politik hingga Cari Status Sosial

Prof Andi Akhmar menuturkan bahwa keberhasilan di perantauan kemudian menjadi simbol prestise ketika para perantau kembali ke daerah asalnya.

Penulis: Makmur | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Makmur
PSBM 2026 - Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unhas Prof Andi Muhammad Akhmar saat diwawancarai di sela acara Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) 2026 di Hotel Claro, Makassar, Kamis (26/3/2026). Andi Akhmar menjelaskan sejarah perantauan Bugis-Makassar yang berkelindan dengan faktor politik dan upaya pencarian status sosial.  

‎Dari kalangan tokoh Bugis Makassar, sosok inisiator PSBM, Aksa Mahmud, juga tampak berada di antara para tamu kehormatan.

‎Tampak juga sejumlah politisi senayan asal Sulawesi Selatan.

‎Seperti Meity Rahmatia, Andi Iwan Aras, hingga Syamsu Rizal MI.

‎Acara juga dihadiri sejumlah pimpinan daerah dari berbagai provinsi.

‎Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, hadir bersama rombongan.

‎Selain itu tampak pula Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling.

‎Deretan kepala daerah lainnya juga turut meramaikan forum tersebut.

‎Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, hadir bersama sejumlah pejabat daerah.

‎Dari Kalimantan Utara, Gubernur Zainal Arifin Paliwang juga terlihat mengikuti rangkaian acara.

‎Sementara dari Kalimantan Timur hadir Gubernur Rudy Mas'ud, yang juga dikenal sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

‎Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama wakilnya, Fatmawati Rusdi

‎Hadir juga unsur Forkopimda Sulsel, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi dan jajarannya.

‎Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang mempertemukan jaringan saudagar Bugis Makassar dari berbagai wilayah.

‎Selain pejabat pemerintahan, tokoh agama dan ulama juga mengambil bagian dalam kegiatan ini.

‎Salah satu yang hadir adalah dai nasional Das'ad Latif yang dijadwalkan memberikan tausiah kepada para peserta.

‎Forum PSBM XXVI ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan saudagar, tetapi juga ajang silaturahmi lintas sektor.

‎Suasana kebersamaan terasa kuat ketika para tokoh dari berbagai latar belakang duduk bersama, berdiskusi, sekaligus mempererat hubungan dalam semangat persaudaraan Bugis-Makassar.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved