Simpang 5 Maros Lengang di Hari Lebaran Idulfitri
Meski toko-toko roti Maros masih tutup, banyak pemudik singgah menyegarkan badan ataupun menggunakan toilet
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Arus mudik keluar kota Makassar terpantau lengang pada Sabtu (21/3/2026) pagi.
Sekitar pukul 09.00 wita, simpang 5 arah ke Kabupaten Maros lengang.
Kendaraan di dominasi roda dua.
Banyak warga baru pulang shalat Ied Idul Fitri.
Nampak banyak warga yang mengenakan pakaian muslim.
Baik itu thawb bagi muslim pria, maupun gamis wanita.
Banyak pemotor tidak menggunakan helm, memilih pakai songkok.
Beberapa pemudik tampak singgah di penjual roti Maros.
Meski toko-toko roti Maros masih tutup, banyak pemudik singgah menyegarkan badan.
Ataupun menggunakan fasilitas toilet di bagian depan toko.
"Mau ke Bone kak, kebetulan butuh toilet, ini tadi paling dekat," kata Indah (28) saat ditemui.
Indah berangkat bersama keluarganya, tujuannya di Bone Selatan.
Ruas jalan sepanjang di Maros juga masih lengang.
Pasar Bulu-Bulu nampak tidak beroperasi di hari raya. Toko-toko pedagang masih tutup.
Sementara di UPPKB Maccopa juga cukup sepi.
UPPKB Maccopa disiapkan jadi rest area bagi pemudik.
Personil Dinas Perhubungan (Dishub) harus kerja ekstra menjelang di akhir Ramadan ini.
Pasalnya, personil Dishub mengawal perjalanan pemudik di Sulsel
Kepala Dishub Sulsel Andi Erwin Terwo sudah memetakan jumlah personil tersebar di periode mudik.
Mulai dari masa mudik tiba, selama libur lebaran hingga selesainya arus balik.
Personil Dishub bergabung dengan pihak kepolisian di posko-posko pengamanan.
Selain itu, tersebar di titik vital jalur mudik mengawal kerawanan macet.
"Persipan Personil sekitar sekitar 210 dibeberapa titik yang dianggap rawan kemacetan," kata Andi Erwin Terwo saat ditemui Tribun-Timur.com di Lobby Utama Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar.
"Terutama di area Jl Perintis, tempat jalur wisata, Mall-mall," sambungnya.
Titik arah keluar kota Makassar mendapat perhatian khusus.
Utamanya di Simpang 5 Mandai, perbatasan Kota Makassar - Kabupaten Maros.
Kemudian di Jembatan Kembar, perbatasan Kota Makassar - Kabupaten Gowa.
Selain itu, Dishub juga disebar ke Masjid-Masjid vital di setiap daerah.
"Kemudian jelang Idul Fitri kita siapkan di Masjid yang menyelenggarakan Shalat Ied. Ini lebih banyak koordinasi dengan Kabupaten/Kota untuk membantu," katanya sembari menggerakan tangan seolah memetakan anggotanya.
Para personil Dishub Sulsel ini nantinya akan bertugas meski seharusnya Aparatur Sipil Negara (ASN) libur.
Laporan Wartawan Tribun-Timur, Faqih Imtiyaaz
| Ulas Buku Kepemerintahan yang Baik, Sekda Sulsel: Prosedur Jangan Jadi Tembok Bagi Rakyat |
|
|---|
| FKS Land Serahkan 5 Sapi untuk Warga Sekitar Tallasa City Jelang Iduladha 2026 |
|
|---|
| Ibu-ibu Penjual Nasi Kuning Diserang Geng Motor Makassar, Anak Panah Tertancap di Dada |
|
|---|
| Respon Munafri Dicoretnya Cathlyn Yvaine Jadi Calon Paskibraka di Istana Negara, 'Kasihan Anak-anak' |
|
|---|
| Ewako Fest 2026 Fasilitasi Anak Muda Makassar Berani Jadi Entrepreneur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260321-simpang-lima-maros.jpg)