Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

GRADASI Dukung Regulasi Akses Digital Anak, Nilai Negara Perlu Hadir Lindungi Generasi Muda

Abdul Malik, menyatakan dukungannya terhadap kehadiran regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital langkah preventif melindungi anak-anak.

Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com
MEDIA SOSIAL- Wakil Ketua Umum DPP Generasi Digital Indonesia (GRADASI), Abdul Malik, menyatakan dukungannya terhadap kehadiran regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai langkah preventif dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko di ruang digital. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Wakil Ketua Umum DPP Generasi Digital Indonesia (GRADASI), Abdul Malik, menyatakan dukungannya terhadap kehadiran regulasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai langkah preventif dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko di ruang digital.

Menurut Malik, aturan turunan dari PP Tunas tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjawab tantangan meningkatnya kerentanan sosial anak di era digital. Ia menilai, tanpa pengawasan yang memadai, platform digital berpotensi menjadi ruang yang membahayakan, terutama bagi anak-anak dari kelompok rentan.

“Anak-anak sering kali menjadi pihak paling terdampak dari ruang digital yang tidak terkelola dengan baik. Risiko yang muncul tidak hanya terbatas pada paparan konten negatif, tetapi juga bisa mengarah pada eksploitasi ekonomi hingga perilaku menyimpang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

GRADASI melihat bahwa pengaturan akses media sosial bagi anak hingga batas usia tertentu merupakan langkah strategis yang perlu didukung. Malik menegaskan, kebijakan tersebut bukan sekadar pembatasan, melainkan bentuk perlindungan terhadap tumbuh kembang anak.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga fokus anak-anak terhadap pendidikan, khususnya bagi mereka yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, peluang belajar yang dimiliki anak-anak tidak boleh terganggu oleh paparan konten digital yang belum sesuai dengan kesiapan mental dan sosial mereka.

“Kesempatan pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Kita tidak ingin itu terganggu oleh arus konten digital yang belum siap mereka hadapi,” jelasnya.

Selain peran negara, Malik turut menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak. Ia mendorong penguatan kembali peran komunitas seperti Karang Taruna, pekerja sosial, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, GRADASI berharap interaksi sosial yang nyata, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Anak-anak Indonesia harus tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, dan berdaya, baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” katanya.(*) 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved