Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Rekening Tidak Aktif Hambat Pencairan Gaji 552 RT dan 110 RW Biringkanaya

Maharuddin mengatakan permohonan pencairan anggaran sebenarnya telah diajukan ke pihak bank sejak beberapa hari lalu.

Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com
GAJI RT/RW - Camat Biringkanaya Maharuddin memberikan pemaparan di Balaikota Makassar. Rekening tidak aktif penyebab gaji RT/RW Kecamatan Biringkanaya belum dibayarkan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Camat Biringkanaya, Maharuddin, menginstruksikan jajarannya untuk segera membayarkan gaji RT dan RW di wilayahnya.

Di Kecamatan Biringkanaya terdapat 552 RT dan 110 RW.

Maharuddin mengatakan permohonan pencairan anggaran sebenarnya telah diajukan ke pihak bank sejak beberapa hari lalu.

Namun saat proses pembayaran akan dilakukan, ditemukan sejumlah rekening RT dan RW yang sudah tidak aktif.

Kondisi tersebut membuat proses pencairan tertunda karena rekening yang tidak aktif harus diperbaiki terlebih dahulu.

“Memang ada beberapa RT dan RW yang rekeningnya tidak aktif atau sudah kedaluwarsa, sehingga perlu diperbaiki dulu,” kata Maharuddin saat ditemui, Kamis (12/3/2026).

Ia menegaskan telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan perbaikan sejak Rabu (11/3).

“Kemungkinan sudah rampung semua perbaikannya hari ini,” ujarnya.

Maharuddin menjelaskan pembayaran gaji RT dan RW dilakukan secara kolektif per kelurahan.

Karena itu, jika ada rekening yang bermasalah, proses pencairan ikut tertunda.

“Pengirimannya tidak bisa satu-satu, tapi kolektif per kelurahan,” katanya.

Pada tahap pencairan ini, gaji RT dan RW di 10 kelurahan akan dibayarkan secara serentak.

Sementara satu kelurahan, yakni Kelurahan Daya, belum dapat diproses pada tahap pertama karena kendala ketersediaan anggaran.

Menurut Maharuddin, pihaknya memilih memproses pembayaran untuk 10 kelurahan terlebih dahulu sambil menunggu kelengkapan anggaran untuk Kelurahan Daya.

“Daripada menunggu lengkap sebelas kelurahan, kami kirim dulu sepuluh kelurahan,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved