Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Baznas Makassar Libatkan 1.000 UPZ Masjid Salurkan Zakat Fitrah

Ketua Baznas Kota Makassar Ashar Tamanggong menegaskan, zakat fitrah dikumpulkan UPZ masjid, tak boleh disetor ke Baznas Kota Makassar

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
ZAKAT FITRAH – Kantor Baznas Kota Makassar di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (12/3/2026). Baznas Makassar libatkan 1.000 masjid kumpul dan salurkan zakat fitrah. 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar melibatkan 1.000 masjid di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menerima dan menyalurkan zakat fitrah di Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Baznas Kota Makassar telah mengeluarkan surat keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

UPZ telah terbentuk di 1.000 lebih masjid dari 1.5000 masjid yang tersebar di Kota Makassar.

Ketua Baznas Kota Makassar Ashar Tamanggong menegaskan, zakat fitrah dikumpulkan UPZ masjid, tak boleh disetor ke Baznas Kota Makassar.

Melainkan disalurkan kepada penerima zakat fitrah di wilayah masing-masing masjid.

“Baznas menyebaR UPZ masjid, ada 1.500 masjid di Makassar, ada lebih 1.000 UPZ telah di SK-kan. Mereka yang menerima dan menyalurkan zakat,” tegasnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (12/3/2026).

Ashar mengaku jumlah zakat fitrah terkumpul selama Ramadan tak diketahuinya.

Sebab, sudah diserahkan sepenuhnya kepada UPZ masjid.

Sehingga, total zakat fitrah terkumpul baru diketahui setelah adanya laporan dari masjid.

Strategi pun dibuat agar umat muslim di Kota Makassar membayar zakat fitrah.

Pihaknya melancarkan sosialisasi dengan lintas lembaga dan masyarakat.

Adapula dai zakat disebar selama Ramadan serta menggelar bimbingan teknis (Bimtek) UPZ masjid untuk sosialisasi ke sampai ke bawah.

“Kita gelorakan membangun kesadaran umat berzakat,” katanya.

Ia juga mendorong lembaga dipimpinnya itu transparan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat.

Semua bisa diakses oleh publik.

“Berapa uang masuk, berapa disalurkan, penerimanya by name by address. Kita bagikan ke publik, kami ingin transparan,” ucapnya.

Dengan upaya tersebut, Ashar berharap, zakat fitrah terkumpul tahun ini sesuai dengan penduduk muslim di Kota Makassar.

“Kita harapkan jumlah zakat fitrah terkumpul berbanding lurus dengan penduduk muslim di Makassar. Kita harap semua umat muslim bayar zakat fitrah,” harapnya.

Adapun zakat fitrah di Kota Makassar Rp 40 ribu-Rp 50 ribu dalam bentuk uang.

Untuk beras empat liter per orang.

Sedangkan dalam bentuk uang bervariasi, disesuaikan dengan beras dikonsumsi setiap harinya.

Ada tiga kategori, yakni, kategori ketiga Rp 40 ribu per jiwa (setara empat liter beras rendah).

Kategori dua Rp 48 ribu per jiwa (setara empat liter beras sedang).

Kategori satu Rp 50 ribu per jiwa (setara empat liter beras tinggi).

Ashar menekankan kepada umat muslim bayar zakat fitrah sesuai dengan harga beras dikonsumsi sehari-hari.

“Jangan sampai konsumsi beras premium Rp 56 ribu, baru bayar zakatnya beras paling rendah, itu tak boleh,” tegasnya.

Zakat fitrah yang terkumpul, lanjut Ashar, akan dibagikan kepada fakir dan miskin.

Ia mengatakan, zakat fitrah tak boleh menyentuh asnaf lain selama fakir dan miskin masih ada yang membutuhkan.

“Prioritas utama adalah fakir dan miskin,” katanya.

Zakat Mal

Ashar menargetkan Baznas Kota Makassar mengumpulkan Rp 1 miliar-Rp 2 miliar selama Ramadan.

Untuk target Zakat Mal 2026 sendiri sebesar Rp 33 miliar.

Disampaikannya, zakat mal yang terkumpul nantinya baru dibagikan setelah Idulfitri.

Sebab, zakat mal ini diperuntukkan memberdayakan ekonomi umat.

Seperti usaha, beasiswa dan membayar utang umat karena tak bisa memenuhi kebutuhan pokok.

Zakat mal ini boleh digunakan, kalau ada masjid kurang zakat fitrahnya.

Sementara orang miskin masih banyak belum mendapat zakat fitrah.

“Selama masih bisa dicover oleh zakat fitrah, zakat mal belum disalurkan. Kita akan gunakan untuk program memberdayakan umat,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved