Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tarif Cleaning Kontainer Naik 300 Persen, DPRD Sulsel Ultimatum Ketua INSA Makassar

Kenaikan tarif itu dianggap diputuskan secara sepihak dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas. 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
DPRD SULSEL - Ketua INSA Makassar Zulkifli Zahril saat diultimatum Ketua Komisi D Kadir Halid dalam rapat dengar pendapat terkait penolakan kenaikan cleaning dan maintenance kontainer. Rapat dengar pendapat itu digelar di kantor sementara DPRD Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar, Selasa (10/3/2026). 

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengultimatum Ketua Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Makassar, Capt Zulkifli Zahril, terkait polemik kenaikan tarif cleaning dan maintenance kontainer yang mencapai 300 persen.

Zulkifli Zahril adalah Kepala Cabang PT Temas Tbk, yang merupakan perusahaan pelayaran di Indonesia. 

PT Temas Tbk bergerak di bidang pengangkutan laut dan logistik, khususnya layanan kargo, kontainer, dan distribusi barang antar-pulau.

Kenaikan tarif itu dianggap diputuskan secara sepihak dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas. 

Kritikan itu disampaikan Ketua Komisi D Kadir Halid dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (3/3/2026).

RDP ini dilaksanakan setelah ALFI/ILFA Sulselbar menyampaikan aduan terkait lonjakan tarif kontainer.

Rapat menghadirkan sejumlah pihak penting di sektor kepelabuhanan dan pelayaran, termasuk KSOP Utama Makassar, Executive Director dan GM PT Pelindo Regional Makassar.

Selanjutnya, pihak Terminal Head Terminal Petikemas New Makassar (SPTP), serta pimpinan berbagai perusahaan pelayaran.

Di antaranya PT Meratus Line, PT Tanto Intim Line, PT Temas Shipping, PT Caraka Tirta Perkasa, PT Salam Pasifik Indonesia Line, dan PT Pelayaran Nusantara Panurjwan.

Dalam forum itu, Kadir Halid menyampaikan bahwa RDP digelar atas dasar keluhan ALFI Sulselbar. 

Baca juga: Temuan DPRD Sulsel: Ketebalan Aspal Jalan Hertasning Cuma 4 Senti

Aduan tersebut terkait kenaikan tarif cleaning dan maintenance kontainer yang dianggap tidak masuk akal.

Selanjutnya, Kadir mempersilakan Ketua INSA Makassar, Capt Zulkifli Zahril, untuk memberikan klarifikasi. 

Zahril menjelaskan, INSA Makassar tidak mengatur tarif secara langsung. 

Namun kenaikan tarif merupakan kesepakatan Business-to-Business (B2B) antara pelayaran dan dilakukan berdasarkan instruksi head office masing-masing perusahaan. 

“Sebelum pemuatan kontainer berlangsung, semua biaya yang akan keluar di pelabuhan muat dan pelabuhan tujuan sudah disampaikan kepada anggota kami. Jika disetujui, pemuatan dilakukan,” kata Zahril.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved