Mengenal Kombes Zulham Effendy, Lulusan Akpol 2000 jadi Polisinya Polisi di Polda Sulsel
Jabatan Kabid Propam sendiri kerap dijuluki sebagai “malaikat pencabut nyawa” di internal kepolisian.
Dalam persidangan, muncul pengakuan dari dua bandar narkoba berinisial OL dan AD.
Keduanya mengaku memberikan setoran Rp10 juta per pekan kepada AKP AE melalui Aiptu N.
Meski AKP AE membantah tuduhan tersebut, Zulham menyebut pengakuan mengenai aliran dana tersebut disampaikan langsung oleh para bandar yang telah ditangkap.
“Dari bandar semua mengakui. Ketemu pertama di Hotel Rotterdam, terjadi kesepakatan, lalu mereka diizinkan mengedar di wilayah itu,” kata Zulham usai memimpin sidang.
Ia menilai jika memang tidak ada kesepakatan antara oknum polisi dan bandar, seharusnya para pelaku langsung ditangkap.
“Kalau memang tidak ada kesepakatan harusnya ditangkap. Tapi selama di situ tidak ada penangkapan, berarti ada indikasi kuat dibiarkan atau ada kesepakatan,” ujarnya.
Dugaan setoran tersebut disebut terjadi sekitar 11 kali, dengan nilai Rp10 juta setiap pekan.
“Kurang lebih seperti itu. Tiga saksi menyampaikan hal yang sama,” jelasnya.
Sidang Dilanjutkan Pekan Depan
Sidang etik rencananya akan dilanjutkan pada pekan depan dengan menghadirkan langsung sejumlah anggota Satresnarkoba Polres Toraja Utara yang terlibat dalam penangkapan bandar narkoba di wilayah Toraja dan Toraja Utara.
Zulham menilai kehadiran langsung para saksi penting untuk menggali keterangan secara lebih mendalam.
Menurutnya, pemeriksaan secara virtual memiliki keterbatasan karena tidak dapat melihat ekspresi maupun gestur saksi secara langsung.
“Kalau virtual kita ada keterbatasan. Tidak bisa melihat ekspresi atau mimik mereka secara langsung,” ujarnya.
Ia berharap sidang lanjutan tersebut dapat menghasilkan keputusan terkait sanksi terhadap para terduga pelanggar.
“Mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa memutuskan sanksi apa yang akan diberikan,” katanya.
| Mirip Kasus di Polda Sulsel, Bripda Natanael Meninggal Diduga Dianiaya Senior di Asrama Polda Kepri |
|
|---|
| Kakak Korban Tersengat Listrik di Gowa Tersangka |
|
|---|
| Sengketa Lahan Berujung Laporan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Bantah Intervensi |
|
|---|
| Identitas Mayat dalam Kresek Hitam di Soppeng Terungkap, Nurul Izza Korban Perampokan dan Pembunuhan |
|
|---|
| Gegerkan Warga Soppeng, Mayat Terbalut Selimut Dibungkus Plastik Sampah Diidentifikasi Dokpol |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kombes-Pol-Zulham-Effendy-Awal-Maret-ini.jpg)