Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Identitas Mayat dalam Kresek Hitam di Soppeng Terungkap, Nurul Izza Korban Perampokan dan Pembunuhan

Namanya Nurul Izza (25), warga Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur / Muslimin Emba
MAYAT DI SOPPENG - Momen peti jenazah Nurul Izza dimasukkan dalam ambulans depan ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jl Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (1/4/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2026, diduga menjadi korban penculikan, perampokan, dan pembunuhan. 

Ringkasan Berita:
  • Identitas mayat dalam kantong plastik di Soppeng terungkap sebagai Nurul Izza (25), setelah dua hari proses identifikasi oleh Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel.
  • Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2026
  • Nurul diduga menjadi korban penculikan, perampokan, dan pembunuhan oleh pelaku berinisial B yang kini ditahan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mayat terbalut selimut lalu dibungkus kantong plastik sampah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) teridentifikasi.

Namanya Nurul Izza (25), warga Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Hal itu terungkap usai Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel mengidentifikasi jenazah selama dua hari terakhir.

Mayat Nurul ditemukan di perkebunan jati Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Senin (30/3/2026).

Nurul anak pertama dua bersaudara pasangan Amiruddin dan Satriani.

Ia bekerja sebagai kasir di salah satu warung bakso Labessi, Kabupaten Soppeng.

Nurul sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya di Polres Soppeng, dua pekan sebelum mayatnya ditemukan dalam kresek hitam.

Pantauan Tribun-Timur.com, di depan ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda, setelah mayat Nurul teridentifikasi, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga, Rabu (1/4/2026) malam.

Ruang Forensik ini berlokasi di belakang RS Bhayangkara, Jl Kumala, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Suasana haru menyelimuti saat peti jenazah dimasukkan dalam ambulans yang disiapkan keluarganya.

Jenazah pun dibawa ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Tante Sebut Nurul Korban Penculikan

Rosmini (53) tante almarhum mengatakan, Nurul korban penculikan, perampokan dan pembunuhan.

Ia mengetahui itu setelah terduga pelaku yang diamankan di Mapolres Soppeng, mengakui perbuatannya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved