Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Desain Diubah Lebih Sederhana, Anggaran Jembatan Barombong Hemat Rp140 Miliar

Perubahan desain dilakukan setelah rancangan awal dinilai terlalu rumit dan membutuhkan biaya besar.

Editor: Ansar
Tribun-timur.com
JEMBATAN BAROMBONG - Redesain pembangunan Jembatan Barombong membuat anggaran proyek ini bisa dihemat hingga sekira Rp140 miliar. Perubahan desain dilakukan setelah rancangan awal dinilai terlalu rumit dan membutuhkan biaya besar. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Redesain pembangunan Jembatan Barombong membuat anggaran proyek ini bisa dihemat hingga sekira Rp140 miliar.

Perubahan desain dilakukan setelah rancangan awal dinilai terlalu rumit dan membutuhkan biaya besar.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, desain jembatan kini disederhanakan agar pembangunan bisa segera direalisasikan.

Dengan perubahan tersebut, estimasi anggaran yang sebelumnya sekira Rp360 miliar dapat ditekan menjadi Rp220 miliar.

Disampaikan Andi Sudi saat menghadiri Musrenbang Makassar di Hotel Claro, Kamis (5/3/2026).

Dia meminta Wali Kota Munafri ‘Appi’ Arifuddin (50) segera menuntaskan pembebasan lahan agar pembangunan jembatan bisa segera dimulai.

“Pak Wali Kota saya minta untuk pembebasan lahannya. Beliau sudah telepon saya kemarin terkait suratnya. Nanti kita kirim orang lagi,” katanya.

Menurutnya, desain awal Jembatan Barombong dinilai terlalu rumit sehingga membuat anggaran pembangunan membengkak hingga lebih dari Rp300 miliar.

Karena itu, pemerintah provinsi memutuskan melakukan redesain agar lebih sederhana dan efisien.

“Kita mendesain Barombong ulang karena desain yang awal terlalu kemayu. Anggarannya sampai Rp300 miliar lebih, akhirnya tidak bisa dikerjakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, desain baru jembatan akan dibuat lebih lurus tanpa banyak lekukan agar biaya pembangunan dapat ditekan.

“Sekarang saya minta yang lurus-lurus saja, jangan terlalu bengkok. Kita buat yang straight saja,” jelasnya.

Panjang Jembatan Barombong diperkirakan sekira 300 meter dengan estimasi anggaran sekira Rp220 miliar setelah efisiensi dilakukan.

Pembangunan jembatan tersebut rencananya akan diusulkan ke pemerintah pusat.

Pemkot Makassar bertugas menyiapkan lahan, Pemprov Sulsel menyiapkan desain dan perencanaan, sementara pemerintah pusat diharapkan mengerjakan konstruksi bangunan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved